Connect with us

Membangun Desa

Bupati Lantik 39 Anggota BPD

Published

on

LANTIK : Bupati Empat Lawang secara resmi melantik 37 Anggota BPD di Kecamatan Tebing Tinggi.

REL, Empat Lawang – Sebanyak 39 orang Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Resmi dilantik dan di ambil Sumpahnya oleh Bupati Empat Lawang, Rabu (18/12/19).

Ke 39 anggota BPD tersebut berasal dari 7 Desa dari kecamatan Tebing Tinggi, diantaranya Desa Ujung Alih, Desa Gelanggang , Desa Aur Gading ,Desa Rantau Tenang, Desa Mekar Jaya , Desa Mekarti Jaya  dan Desa Ulak Mengkudu.

“Mereka ini sebelumnya sudah dilakukan pemilihan langsung di desa masing – masing dan mereka la yang terbaik sehingga bisa di lantik dan diambil sumpahnya hari ini,”kata Camat Tebing Tinggi, Sormi Azhar.

Dengan Harapan Lanjut Sormi,Sebagai mitra Kades bisa membantu kinerja dan mewujudkan Empat Lawang yang lebih baik.

“Semoga BPD yang baru dilantik bisa membantu kinerja Kepala Desa untuk membangun desa,demi mewujudkan Masyarakat yang makmur untuk menuju  Empat Lawang Madani,”Harapnya.

Sementara, Bupati Empat lawang H Joncik Muhammad sesuai mengambil sumpah berpesan kepada para anggota BPD agar bisa bekerja dengan baik dan bisa berkoordinasi dengan kades guna memajukan desa di Empat lawang khususnya Tebing Tinggi.

“Harus dipahami hak dan kewajiban serta tugas BPD nantinya ,termasuk juga menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMD) yang di tanda tangani oleh ketua BPD dan Kades itu penting dalam pembangunan desa kedepan , “kata Joncik.

Dikatakannya, BPD jangan mencari – cari kesalahan Kades melainkan harus kompak terutama mengurus Dana Desa (DD) yang telah di gelontorkan oleh Pusat dengan dana yang tidak sedikit.

“Penerapan DD harus Tepat sasaran dan harus selaras dengan prioritas Nasional serta juga yang tidak kalah penting selaras dengan Kabupaten, harus sinkron,”jelasnya.

Untuk masalah Honor lanjut Joncik, dikarenakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Empat lawang tergolong kecil, jadi baik gaji kades ataupin BPD Empat lawang tidak terlalu besar.

“Jabatan BPD ini selama 6 tahun kedepan, dan untuk honornya sendiri jangan terpaku dengan Honor di daerah lain yang cukup menjanjikan, APBD kita ini masih kecil jadi kisaran gaji BPD ialah 750 Ribu sampai 1 juta rupiah,jadi kalau mau peasukan kedesa banyak baik kades dan BPD harus jeli dan kreatif untuk menggali potensi seperti galian C dan pengembangan Sektor Pariwisata,” tukasnya. (mg20). 

Empat Lawang

Terapkan Hidup Disiplin,Bersama Lawan Virus Covid19

Published

on

Caption : Camat Muara Pinang menyampaikan arahan sebelum melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan

 

 

REL,Empat Lawang – Dua puluh dua desa di kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang secara bergantian melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan di desanya masing masing

Penyemprotan cairan disinfektan guna mengantisipasi mencegah serta memutuskan mata rantai penyebaran wabah virus covid nineteen atau virus corona.

Camat Muara Pinang Sapardina Joli mengatakan tiga belas desa telah melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan.

“Tiga belas desa telah melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan di wilayah desanya masing masing.

Dan kemarin Sabtu (4/4) Lanjutnya,tiga desa kembali menyemprotkan cairan disinfektan.

Masih dikatakan Joli,untuk hari Senin dan selasa masih ada desa yang akan melaksanakan penyemprotan.

“Kemarin tiga desa lainnya juga melakukan penyemprotan dan hari senin – selasa masih ada lagi,”Jelasnya.

Meski demikian,selaku camat Muara Pinang,ia pun menghimbau masyarakat agar menerapkan hidup disiplin dan mempunyai kesadaran yang tinggi.

“Penyemprotan ini sebagian dari memutuskan rantai penyebaran virus Covid 19.tapi yang sangat penting adalah hidup disiplin ikuti anjuran pemerintah dan yang baru pulang dari perantauan untuk mengisolasi mandiri jangan dengan keterpaksaan tapi perlunya kesadaran untuk kepentingan Kita besama,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Cegah Penyebaran Virus Covid – 19

Published

on

Caption : Kepala Desa Pagar Jati bersama unsur Terkait melakukan penyemprotan cairan disinfektan

 

REL,Empat Lawang – Semakin mewabahnya penyebaran virus covid – 19 atau virus corona di indonesia yang semakin hari semakin meningkat membuat kewaspadaan kepala desa semakin tinggi kepada warga nya.

Seperti yang dilakukan Kepala Desa Pagar Jati Kecamatan Lintang Kanan bersama bpd, perangkat desa, masyarakat, kepala uptd puskesmas,kapolsek lintang kanan ,Danramil dan camat lintang kanan melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

“Penyemprotan ini guna mengantisipasi,mencegah masuknya dan memutuskan penyebaran mata rantai wabah virus corona,setidaknya dengan dilakukan penyemprotan ini bisa mengurangi penyebarannya,”
Ungkap Abzan Kepala Desa Pagar Jati.Kemarin (5/4/20).

yang menjadi target penyemprotan cairan disinfektan kata Abzan yakni disetiap dusun di desa Pagar Jati hingga rumah rumah warga.

Namun demikian,selaku kepala desa iapun menghimbau masyarakat yang baru pulang dari luar daerah atau dari daerah lain, agar supaya mengisolasi diri selama 14 hari kedepan.

“Bagi yang belum sempat pulang dari luar kota agar tetap diam di rumah, jaga selalu kesehatan, jaga kontak fisik dengan orang yang terjangkit virus corona dan biasakan cuci tangan yang bersih menggunakan sabun,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kades Semprot Cairan Disinfektan

Published

on

Caption : Kades sedang meracik cairan disinfektan

 

REL,Empat Lawang – Tak ingin warga nya terpapar virus covid Nineteen atau virus corona yang saat ini tengah mewabah di segala penjuru wilayah indonesia

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintahan Desa Padu Raksa Kecamatan Sikap Dalam agar penyebaran wabah virus covid nineteen tidak masuk ke wilayah desanya.

Dari mensosialisasikan bahayanya virus corona maupun menyemprotkan cairan disinfenktan.

Kepala Desa Padu Raksa Alex Xander Hek mengatakan hari ini bersama unsur terkait melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan di wilayah desaanya.

“Tujuannya memberantasan penyebaran wabah viru covid 19,mulai dari kadus satu sampai kadus tiga di wilayah setempat,karena mencegah lebih baik dari pada mengobati,”Ungkapnya.Jum’at (3/3/20).

Iapun menghimbau kepada warganya agar kiranya yang baru pulang dari luar kota dapat melaporkan diri ke pemerintah setempat.

“Ada beberapa warga yang baru pulang kampung dari plau jawa disemprot seluruh dalam rumah dan tamu yang datang dari luar daerah dikarangtina terlebih dahulu dengan jangka waktu 14 hari,”Ujarnya.

Sementara Heral (25) warga Desa Padu Raksa mendukung apa yang telah dilakukan kepala desanya terkait untuk memutuskan mata rantai penyebaran wabah virus covid19 ini.

“Ini salah satu bentuk tanggung jawab kades kepada warganya,kami sangat mendukung hal tersebut,kalau bukan mulai dari kita siapa lagi,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending