oleh

Bupati Cianjur Terjaring OTT, Kantor Disdik Sepi

CIANJUR – Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (11/12) dini hari. Informasinya sang bupati terjaring OTT dalam kasus pendidikan.

PascaOTT, Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur terlihat sepi.

Sejak pagi hingga siang menjelang suasana di lingkungan Kantor Disdik Cianjur, sepi tidak seperti biasanya. Ruangan Kepala Dinas Cecep Sobandi dilantai II kantor tersebut dalam keadaan terkunci, hal yang sama terlihat di ruangan Kabid SMP Rosidin, namun lampu dalam ruangan terlihat masih menyala.

Beberapa orang staf di ruangan kabid, terlihat hanya berbincang-bincang, bahkan ketika sejumlah pewarta datang mereka langsung terdiam, seorang diantaranya mengatakan kalau kabid tidak terlihat sejak pagi.

Namun, Sekretaris Dinas Pendidikan Cianjur, Asep Seapurohman, mengatakan jika kantor Disdikbud kedatangan lima orang yang tidak dikenal membawa kunci ruangan kepala dinas dan ruang Kepala Bidang SMP yang terletak berjauhan.

Tetapi, dia belum bisa memastikan apakah kelima orang tersebut dari Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK) atau preman yang melakukan tindak kriminal terhadap dua orang penting di Dinas Pendidikan Cianjur.

“Saya hanya mendapat cerita dari beberapa orang staf terkait kedatangan lima orang yang tidak dikenal membawa kunci ruangan kadis dan Kabid. Mereka datang pagi-pagi, empat orang laki-laki dan satu orang perempuan,” katanya kepada wartawan.

Dia menjelaskan, tidak tahu menahu terkait ditangkapnya kedua orang petinggi di Disdik Cianjur itu, terkait kasus apa atau operasi tangkap tangan, namun dia mengiyakan kedua orang tersebut tidak terlihat sejak pagi hingga siang menjelang, bahkan telepon selular keduanya tidak dapat duhubungi.

“Saya masih melakukan koordinasi dengan staf terkait masalah Ini. Untuk pastinya nanti kalau sudah ada informasi lebih lanjut,” katanya. (bay/sri/dom)

BACA JUGA