Connect with us

Empat Lawang

BPJS Ketenagakerjaan Gelar FGD Bersama 4 Kabupaten/Kota

Published

on

DISKUSI : Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perwakilan Lubuklinggau menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan 4 Kabupaten dan Kota.

REL, Lubuklinggau – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perwakilan Lubuklinggau menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan Pemerintahan Daerah Kabupaten Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Empat Lawang dan Kota Lubuklinggau di Ballroom Emelia Hotel Palembang, Rabu (18 September 2019).

FGD BPJS Ketenagakerjaan tersebut dihadiri oleh seluruh Sekda, Kadisnaker, Kepala BPKAD dan Kepala BKPSDM. Juga hadir sebagai narasumber Plt Asdatun Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Budi Hartono, yg didampingi Kasi TUN Ramliansyah dan Kasi PH Adi Kadir. Kepala BPJS Lubuklinggau Agus Theodorus Marpaung menjelaskan, Kegiatan itu untuk mendorong kebijakan Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan program Jasa Konstruksi, Kepesertaan Penerima Upah, dan Bukan Penerima Upah di wilayah Kabupaten Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Empat Lawang dan Kota Lubuklinggau. “Pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan amanat undang-undang, dibutuhkan keseriusan seluruh stakeholders khususnya pemerintah daerah untuk mengimplementasikannya dengan menyusun regulasi turunan dalam bentuk peraturan Bupati (Perbup) dan Surat Edaran.

Dilanjutkannya, sampai dengan saat ini kepesertaan di 4 wilayah operasional Cabang Lubuklinggau sudah mencapai sekitar 21ribu tenaga kerja yang terdaftar, tetapi masih banyak juga yang belum terlindungi, seperti pekerja pada sektor jasa konstruksi, pekerja harian lepas (PHL), pekerja bukan penerima upah dan pekerja non asn.

“Apresiasi kami kepada Pemda yang sudah sangat mendukung dalam pelaksanaan program bpjs ketenagakerjaan, harapan kami, program ini dapat dijalankan secara konsisten dan berkesinambungan sehingga menjadi salah satu kandidat penerima Penghargaan Paritrana Award tahun 2019 ini” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Lubuklinggau Drs H A.R Rahman Sani, M.Si menambahkan, bahwa dirinya sangat mendukung upaya perlindungan terhadap tenaga kerja dan Pemkot siap menerbitkan regulasi tentang pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan di kota Lubuklinggau. Maka dari itu, dirinya menghimbau kepada seluruh perusahaan yang melakukan kegiatan usaha di Kota Lubuklinggau agar turut menyelenggarakan program perlindungan dan kesejahteraan bagi seluruh tenaga kerja melalui sistem jaminan sosial dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sebagai mana diamanatkan dalam Undang-Undang No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS. “Dalam waktu dekat, kami juga akan mendaftarkan seluruh Ketua RT utk dapat perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan”, pesannya.

Dalam kesempatan itu, Sekda Empat Lawang H. Edison Jaya, SH, M.Hum juga sependapat bahwa Pemkab Empat Lawang juga siap mendukung pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayahnya. “Seluruh perangkat desa dan BPD di kabupaten empat lawang sudah ikut bpjs ketenagakerjaan, kedepan pekerja non asn dan pekerja informal juga kita himbau utk ikut.”

Tidak ketinggalan, Sekda Muratara Alwi Roham, S.Sos menyampaikan dukungannya untuk memberikan jaminan sosial kepada seluruh masyarakat pekerja di wilayahnya. OPD yg memiliki pekerja non asn yg beresiko tinggi seperti Damkar, Satpol PP, Dinas LH, Tenaga Medis, Guru honor akan menjadi prioritas untuk diikutkan program bpjs ketenagakerjaan. Dan secara bertahap OPD lain juga akan didaftarkan, sesuai dengan kemampuan APBD. “Iurannya kecil, tapi manfaatnya besar untuk mereka dan keluarga,” tambahnya.

Untuk Kabupaten Musi Rawas sendiri, seluruh perangkat desa, tenaga non asn sudah di daftarkan dalam program bpjs ketenagakerjaan. Hanya saja, masih ada beberapa perusahaan yang mendaftarkan tenaga kerjanya di daerah lain, sehingga menyulitkan dalam hal pengawasannya. Padahal sesuai Peraturan Menteri Tenaga kerja Nomor 11 Tahun 2019 didalam Pasal 27 disebutkan Setiap Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja/Buruh Wajib membuat perjanjian kerja secara tertulis dan harus dicatatkan pada instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan kabupaten/kota tempat pekerjaan dilaksanakan dan mendaftarkan seluruh tenaga kerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan setempat.

Dalam pemaparannya, Plt. Asdatun Kejati Sumatera Selatan Budi Hartono, menyebutkan bahwa Program Jaminan Sosial merupakan program perlindungan yang bersifat dasar bagi tenaga kerja yang tertuang dalam Undang-undang nomor 40 tahun 2004, Undang- undang 24 tahun 2011 beserta Peraturan Pemerintah dan turunannya, sehingga wajib untuk dipatuhi, “Ada sanksi bagi yang tidak menjalankannya.” tutupnya. (*)

Empat Lawang

Diduga Pengedar RP diciduk Polisi

Published

on

Caption : Tersangka RP dan BB di saat BAP di Mapolres Empat Lawang.

 

REL,Empat Lawang – RP (40) Warga Desa Puntang Kecamatan Sikap Dalam harus berurusan dengan pihak kepolisian mapolres Empat Lawang.

pasalnya informasi dari masyarakat bahwa pada hari Sabtu (25/1/20) sering terjadi transaksi jual beli narkoba di Desa Puntang.Lalu Kasat Resnarkoba mengumpulkan anggota opsnal narkoba dan di back up anggota tim reskrim.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Eko Yudi Karyanto melalui Kasat Narkoba IPTU Rusdi mengatakan,Sekira pukul 00.30 Wib hari Minggu tanggal 26 Januari 2020,dirinya langsung memimpin penggrebakan, bersama 4 (empat) anggota opsnal res narkoba dan 5 (lima) anggota buser Sat Reskrim langsung menggerbak rumah tersangka.

“Kita berhasil mengamankan 1 orang laki laki berinisial RP,lalu ditemukan 1 (satu) buah kantong plastik warna hitam,1 (satu) paket kecil yang di duga narkotika golongan I jenis sabu yang bungkus plastik klip transparan dengan berat bruto 0,26 gram, 1 (satu) butir exstasy warna orange yang di bungkus plastik klip transparan dengan berat bruto 0,45 gram dan 1 (satu) ball plastik klip transparan yang berisikan 89 (delapan puluh sembilan) plastik klip kosong ukuran kecil, 2 (dua) buah plastik klip kosong ukuran sedang,BB tersebut ditemukan di dalam kamar tidur saudara RP,”Kata Kasat Resnarkoba Iptu Rusdi.Minggu (26/1/20).

Kemudian atas temuan tersebut,Lanjut Rusdi tersangka dan barang bukti di amankan ke kantor sat Resnarkoba polres Empat Lawang untuk di mintai keterangan lebih lanjut.

” Tersangka dikenakan pasal 114 ayat (1), 112 ayat (1), UU Nomor 35 Tahun 2009,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Banjir bandang sapu 3 buah jembatan gantung

Published

on

Caption : Tiga jembatan di terjang banjir bandang

 

#Hantam Tiga Jembatan gantung dan sapu lahan persawahan hingga perkebunan warga.

 

REL,Empat Lawang – Banjir bandang yang menyapu beberapa jembatan dan lahan perkebunan hingga persawahan warga Kabupaten Empat Lawang pada hari Sabtu (25/1/20).

Dari data yang di himpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang ada tiga jembatan gantung di Desa Nanjungan Kecamatan Paiker,di Desa Lesung Batu Lintang Kanan yang mengalami rusak berat,pohon tumbang dan tanah longsor di Desa Cangguh kecamatan Talang Padang dan banjir di Desa Batu Raja Lama dan Sugiwaras kecamatan Tebing Tinggi serta lahan perkebunan dan persawahan milik warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang Kuswinarto mengatakan kejadian tersebut di akibatkan curah hujan yang tinggi mengguyuri kabupaten Empat Lawang sejak dua hari terakhir ini.

“Intensitas curah hujan yang lebat mengguyuri Empat Lawang dalam dua hari ini yang mengakibatkan tanah menjadi erosi dan debit sungai meninggi sehingga mengakibatkan beberapa jembatan gantung di Empat Lawang mengalami kerusakan di terjang aliran sungai,”Ungkap Kuswinarto.Sabtu (25/1/20).

Atas kejadian bencana alam tersebut ,kerugian belum bisa di tafsir berapa kerugian yang di alami warga dan pemerintah dalam banjir bandang tersebut.

“Belum bisa di takar berapa kerugian yang di alami,terjadinya bencana alam yang menyapu beberapa jembatan dan lahan perkebunan warga,”Jelasnya.

Kendati dirinya menghimbau masyarakat agar tetap selalu berhati hati dan waspada mengingat musim penghujan yang bisa berdampak longsor dan banjir.

“Kepada masyarakat Empat Lawang yang rumahnya di pinggiran sungai dan di bawah lereng tebingan agar tetap selalu berhati hati dan waspada mengingat intensitas curah hujan yang semakin tinggi yang bisa berdampak lonsor dan banjir,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Peletakan batu pertama pembangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu (IT) Aisyiyah Empat Lawang

Published

on

Caption : Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Darmi Hartati, lakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu (IT) Aisyiyah Empat Lawang,

 

 

# Targetkan Tamat Kelas 6 SD IT Aisyiyah Hafal Juz 30

 

 

REL,Empat Lawang – Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Darmi Hartati, lakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu (IT) Aisyiyah Empat Lawang, pada hari Sabtu (25/1/2020).

Ketua PWA Sumsel, Darmi Hartati, turut mengapresiasi semangat dari ibu Aisyiyah Empatlawang, dengan mendirikan SD IT Aisyiyah Empat Lawang tersebut.

“Bahwa ini lah bentuk Aisyiyah, yang selalu berjuang dan berjihad untuk membangun amal usahanya. Maka dari itu masyarakat dan Pemerintah terkhusus warga muhammadiyah, dipersilakan membantu kami mendirikan bangunan tersebut “. Katanya.

Darmi menjelaskan, tidak hanya bangunan fisik SD IT Aisyiyah Empat Lawang. Namun juga membentuk Akhlak yang baik dan menamatkan murid kelas 6 SD IT Aisyiyah hafal Juz 30.

“SD IT Aisyiyah Empat Lawang ini memang harus menamatkan anak muridnya, harus hafal juz 30, aisyiyah ini juga akan mengajarkan menjadi imam, paling tidak dia (Murid) bisa mengimami temannya, dan anggota keluarganya, itu targetnya. Kemudian dia memiliki akhlak yang baik, akhlakul kharimah, ditengah tengah modernisasi yang begini pesat ini, agar jangan mudah terpengaruh”. Jelasnya

Ditempat yang sama, Ketua PWA Sumsel didampingi Anggota PWA lainnya memberikan bekal pelatihan Mubalighat kepada warga Aisyiyah Empat lawang, dengan materi yang berkenaan dengan ideologi Muhammadiyah.

“ideologi Muhammadiyah tentulah Ideologinya Aisyiyah, karena aisyiyah ini adalah organisasi perempuannya Muhammadiyah, maka dari itu pelatihan mubalighat ini dibentuk atau disusun dengan aturan-aturan yang berlaku, antaralain peserta pelatihan, harus menyampaikan dakwah ini sebagai warga Aisyiyah, bagaimana dakwah ini mengembalikan masyarakat kepada Alquran dan As-sunah yang makbullah”. Tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Empat Lawang, H Amran Rosyadi ZA, mengatakan bahwa SD IT Aisyiyah Empatlawang ini adalah salah satu bentuk kemajuan PDM di Aisyiyah Empat Lawang.

“Karena Prosfeknya sangat bagus, disamping tenaga pendidiknya profesional, dan peminatnya sangat banyak, khususnya dari anak-anak pejabat masuk kesekolah ini, semoga dengan adanya gedung ini nanti, mudah2an kita bisa menerima murid lebih banyak lagi, agar terwujud untuk mendidik anak yang berlandas islam”. Katanya

Lanjut H Amran, pembangunan gedung tersebut diperkirakan pada saat penerimaan murid baru, bisa ditingkatkan.

“Inshaa Allah, ini semua berjalan dengan lancar, sesuai dengan harapan. Penerimaan murid baru nanti bisa ditingkatkan. Dan jika ada warga muhammadiyah ingin membantu pendirian ini, baik berupa materil maupun semangat, apalagi dari wali murid kiranya dapat membantu pelaksanaanya terutama dari Dana” Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending