oleh

BPBD Catat 97 Hektar Lahan Terbakar

 

REL, Empat Lawang – Tidak kurang 97 hektar hutan dan lahan di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati, terbakar sepanjang Juli hingga September 2019. Dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang, HM Taufik menjelaskan, jumlah luasan lahan sebanyak 97 hektar tersebut, merupakan data yang berhasil ditangani pihaknya. Ada beberapa titik lahan yang terbakar, tidak berhasil dijangkau pihaknya untuk ditangani.

“Artinya, real-nya lebih dari 97 hektar. Karena ada beberpa titik kebakaran hutan dan lahan tidak bisa dijangkau, terutama di wilayah perbukitan,” ungkap Taufik kepada wartawan di Tebing Tinggi, Kamis (3/10/2019).

Sejauh ini kata Taufik, pihaknya belum bisa menyampaikan prediksi kapan berakhirnya musim kemarau. “Sebab, meski beberapa titik sudah ada yang turun hujan, namun itu masih belum bisa dikatakan sebagai tanda berakhirnya musim kemarau,” kata Taufik.

Masih dikatakan Taufik, adapun Titik yang terbanyak mengalami kebakaran lahan dan hutan di sepuluh kecamatan se – kabupaten Empat Lawang yakni Kecamatan Tebing Tinggi,Ulu Musi dan Pendopo Barat.

“Yang banyak terbakar Lahan,Kalau kebakaran Rumah malah lebih sedikit, kebanyakan bulan puasa dan tahun baru yang banyak sering kebakaran rumah,” ujarnya.

Dikatakan Taufik lebih lanjut yang menonjol kebakaran lahan dan hutan di tingkat kecamatan dominan Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Ulu Musi.
“Penyebab kebakaran bisa di sebabkan masyarakat membuka lahan dengan cara membakar ataupun orang usil dengan sengaja membakar bisa juga memang karena alam gesekan dan setiap ada kejadian pihaknya siap untuk membantu memadam kan api,Karena ini tanggung jawab pihak Kepolisian ,TNI dan BPBD,” tukasnya. (12).

BACA JUGA