oleh

BP2RD Kaji Perubahan NJOP ke ZNT

REL, Empat Lawang – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melalui BP2RD Empat Lawang, menarget kan Pajak PBB akan meningkat, dengan syarat terlebih dahulu  merubah nilai jual objek pajak (NJOP) dan Zona Nilai Tanah(ZNT).

Zona Nilai Tanah (ZNT) yang di maksud adalah  poligon yang menggambarkan nilai tanah yang relative sama dari sekumpulan bidang tanah didalamnya, yang batasanya bisa bersifat imajiner ataupun nyata sesuai dengan penggunaan tanah.

Menurut Kepala Dinas BP2RD, Chandra saat di temui di ruang kerja nya, sejauh ini pihak nya belum mendata pertumbuhan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) di Empat Lawang yang bertumbuh di Empat Lawang.

“Di karenakan data yang ada di kita, masih memakai data lama, sehingga pada tahap ini, kami akan merubah dulu data, Namun perubahan tersebut tidak secara cepat dan mudah di lakukan, melainkan secara berkala, mengikuti step by step nya,” ungkapnya.

Chandra juga menyebut kan Regulasi peraturan daerah sudah mengatur tentang Nilai jual objek pajak (NJOP)  dan zona jual tanah(ZNT), sehingga menurut nya masyarakat tidak akan bisa lagi membohongi pemerintah untuk wajib pajak bumi dan bangunan atau PBB yang harus di bayar masyarakat.

“Saat ini yang kami lebih target kan adalah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), banyak sini masyarakat yang memiliki tanah tumbuh dan rumah tumbuh belum terdata, dan tidak membayar kan kewajiban pajak mereka,  nah kedepan penerapan PBB bagi tanah tubuh dan rumah tumbuh akan kami berlakukan, Namun tetap pada prosedural nya.

Kebijakan tersebut menurut Chandra akan secara berangsur di lakukan, guna melihat dampak baik maupun buruk nya di lapangan.

“Namun sebelum nya, tetap pada merubah dahulu NJOP dari kami, lalu di petah kan target -target nya 2021 di jalan kan,” ungkapnya.

Chandra memastikan penyesuaian NJOP dan ZNT  di pastikan bersifat parsial atau tidak sporadis demi menyesuaikan dengan kemampuan masyarakat. (mg20)

BACA JUGA