oleh

Berkas PAW Isnaini Kashmir Tersendat ?

REL, Empat Lawang – Berkas pengajuan Pengganti Antar Waktu (PAW)  anggota DPRD Empat Lawang periode 2014-2019 dari partai Golkar atas nama Isnaini Kashmir diduga tersendat.

Isnaini Kashmir calon PAW dimaksud menjelaskan, pengajuan berkas PAW sudah dipastikan memenuhi prosedur dan persyaratan untuk menggantikan H David Hadrianto yang saat ini tengah mencalonkan diri sebagai bupati Empat Lawang periode 2018-2023. Baik surat rekomendasi dari DPP Golkar sudah diterima dan ditandatangani langsung ketua Airlangga Sucipto. Bahkan juga rekomendasi ketua DPD Golkar Sumsel H Alex Noerdin pun telah ada.

“Berkas pengajuan PAW atas nama saya itu semuanya lengkap, baik secara administrasi maupun prosedur, “ujar Een sapaan akrabnya.

Makanya, sambung Een, ia sedikit kebingungan hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan dilaksanakannya pelantikan. Padahal proses pengajuan berkas PAW sudah cukup terbilang lama masuk berkas ke sekretariat DPRD Empat Lawang.

“Kalau tak salah, berkas kita masukkan sekitar 1 bulan yang lalu. Nah sampai sekarang kita belum menerima jawaban yang pasti. Setelah kita konfirmasi ke sekretariat DPRD, katanya masih dipelajari masih akan diklarifikasi lagi. Padahal kan sudah jelas itu surat rekomendasi baik DPD I maupun DPP Golkar sudah ada, “ungkap Een.

Lebih jauh Een berharap, sekretariat DPRD Empat Lawang untuk lebih kooperatif dan komunikatif terkait pelaksanaan PAW. “Jangan sampai tersendat dengan alasan yang tak masuk akal. Kalaupun ada berkas yang kurang, ya tolong disampaikan nanti akan kita siapkan, “pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan DPRD Empat Lawang Mahalisi SH menyampaikan, terkait pelaksanaan PAW tersebut, bahwa benar adanya berkas surat itu sudah ada dan baru saja turun dari wakil ketua satu. “Berkas tersebut masih kita cek lagi, dan kita pelajari lebih lanjut,” katanya.

Ketika dikonfirmasi mengenai pelaksanaan pelantikan PAW tersebut dirinya menjawab belum bisa dipastikan karena masih dalam proses tahapan dipelajari lebih lanjut. “Itu belum bisa kita pastikan pelaksanaan pelantikannya, karena masih dalam proses di pelajari kalau sudah selesai, ya kita lakukan pelantikan,” Tandasnya (11/Mg14).

BACA JUGA