Connect with us

Empat Lawang

Berkas Lamaran CPNS Banyak Dikembalikan

Published

on

KEMBALIKAN : Berkas Lamaran CPNS Pemda Empat Lawang yang sudah dikembalikan menumpuk di Kantor Pos Indonesia Cabang Tebing Tinggi, Rabu (10/10).

REL, Empat Lawang – Ratusan Berkas lamaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang banyak dikembalikan.

Pasalnya BKPSDM Empat Lawang tidak menerima berkas, melainkan persyaratanya tersebut di scan dan di Upload melalui Website sscn.bkn.go.id.

Banyak Sampul dari Pemda Empat Lawang dikembalikan, karena Pemda tidak mengirim berkas. Tapi mereka langsung ngirim ke sscn.bkn.go.id,” kata Kepala Pos Indonesia Tebing Tinggi Nurmisrah, pada saat dibincangi wartawan, Rabu (10/10).

Dijelaskan Nurmisrah, kebanyakan warga mengirimkan berkas atau sampul lamaran ditujukan ke Kementrian Hukum dan Ham Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Palembang.

“Paling banyak itu ngirim sampul ke Kemenkumham di Palembang, itu kalau kemarin, ada sekitar 130 berkas yang dikirim,” jelasnya.

Untuk Kementrian Agama (Kemenag) lanjut Nurmisrah, warga yang mengirimkan sampul atau berkas lamaran ke Kemenag Sumsel di Palembang, itu sangat sedikit.

“Untuk Kemenag dikit yang ngirim kalau dari kantor kita, tidak tau kalau dari kantor lain,” ujarnya.

Paling sambung Nurmisrah, berkas lamaran ke Kemenag hanya dua atau tiga berkas saja yang dikirim melalui kantor Pos cabang Tebing Tinggi ini.

“Paling dua atau tiga kalau Kemenag. Nah kalau Kemenkumham banyak tiap hari masuk terus kekita,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Empat Lawang Januarsyah Hambali mengatakan, jumlah pelamar yang masuk sampai saat ini masih bersifat sementara, jumlah pelamar di atas berkemungkinan masih terus bertambah. Mengingat perpanjangan waktu pendaftaran yang diberikan panitia seleksi CPNS pusat, menetapkan batas waktu pendaftaran ditutup sampai 15 Oktober 2018 sampai pukul 23.59 wib

“Berdasarkan data sampai dengan hari senin lalu sudah mencapai 2400 pelamar, namun kemungkinan bisa bertambang mengingat waktu pendaftaran yang diberikan masih panjang sampai 15 Oktober. Itupun batas waktu pendaftaran bisa berubah bisa juga tidak,” ungkapnya.

Namun untuk diketahui oleh pelamar CPNS lanjut Januarsyah, berkas CPNS tidak perlu dikirim ke kantor BKPSDM melainkan berkas persyaratan di scan dan di upload di website sscn.bkn.go.id.

“Ini kenapa saya sampaikan karena banyak bertanya apakah berkas dikirim ke kantor, namun saya tegaskan tidak ada berkas dikirim kekantor BKPSDM, semua berkas persyaratan mulai dari Ijazah, KTP, KK dan berkas lainnya dikirim dengan cara di scan dan di upload melalui website,” tegasnya. (12)

 

Empat Lawang

Kades Semprot Cairan Disinfektan

Published

on

Caption : Kades sedang meracik cairan disinfektan

 

REL,Empat Lawang – Tak ingin warga nya terpapar virus covid Nineteen atau virus corona yang saat ini tengah mewabah di segala penjuru wilayah indonesia

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintahan Desa Padu Raksa Kecamatan Sikap Dalam agar penyebaran wabah virus covid nineteen tidak masuk ke wilayah desanya.

Dari mensosialisasikan bahayanya virus corona maupun menyemprotkan cairan disinfenktan.

Kepala Desa Padu Raksa Alex Xander Hek mengatakan hari ini bersama unsur terkait melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan di wilayah desaanya.

“Tujuannya memberantasan penyebaran wabah viru covid 19,mulai dari kadus satu sampai kadus tiga di wilayah setempat,karena mencegah lebih baik dari pada mengobati,”Ungkapnya.Jum’at (3/3/20).

Iapun menghimbau kepada warganya agar kiranya yang baru pulang dari luar kota dapat melaporkan diri ke pemerintah setempat.

“Ada beberapa warga yang baru pulang kampung dari plau jawa disemprot seluruh dalam rumah dan tamu yang datang dari luar daerah dikarangtina terlebih dahulu dengan jangka waktu 14 hari,”Ujarnya.

Sementara Heral (25) warga Desa Padu Raksa mendukung apa yang telah dilakukan kepala desanya terkait untuk memutuskan mata rantai penyebaran wabah virus covid19 ini.

“Ini salah satu bentuk tanggung jawab kades kepada warganya,kami sangat mendukung hal tersebut,kalau bukan mulai dari kita siapa lagi,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Cek Posko Pemantauan Covid19

Published

on

Caption : Polisi Satuan Lalulintas mengecek posko pemantauan covid19

 

REL,Empat Lawang – Polisi satuan lalulintas polres Empat Lawang mengecek posko pemantauan covid19 di perbatasan kabupaten Empat Lawang.

Adapun posko yang di cek antaranya posko pemantauan covid19 di perbatasan Kecamatan Tebing Tinggi dengan Kabupaten Lahat.

Sedangkan KBO Lalulintas bersama anggota mengecek posko pemantauan covid19 di Kecamatan Ulu Musi menuju Kabupaten Kepahiyang.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Eko Yudi Karyanto,S.IK melalui Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) polres Empat Lawang IPTU M.Yusuf Lubis mengatakan diri bersama anggota mengecek langsung posko pemantauan yang ada di perbatasan perbatasan.

“Ya kita cek posko posko pemantauan di setiap perbatasan di Empat Lawang ,”Ungkap Lubis.Kamis (3/4/20).

Masih dikatakan Lubis,selain mengecek pihak nya pun juga memantau langsung kesiapan diposko posko dan Lubis juga menambahkan sejauh ini setiap kendaraan angkutan umum maupun lintas kota dicek.

“Kita cek satu persatu penumpang yang turun ke Empat Lawang,baik itu dari penumpang luar kota maupun lokal,”Jelasnya.

Meski demikian,iapun menghimbau masyarakat terutama yang baru pulang dari luar kota agar kira nya memeriksakan dan/ melaporkan diri ke tim gugus tugas covid19.

“Tetap jaga kesehatan serta kebersihan ,untuk masyarakat yang baru pulang dari kota di harapkan melaporkan diri ke pemerintah setempat guna mencegah masuk dan menyebarnya wabah covid19 ini,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Usai Bunuh Kekasih,Hengki Lari Ke Kampung

Published

on

Caption : Hengki menyerahkan diri di Mapolres Empat Lawang

 

RELEmpat Lawang – Setelah Sempat Kabur selama 5 hari pulang ke desanya, Hengki (36) buruh bangunan, seorang pria berstatus duda, warga desa Batu Raja Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, dengan diantar pihak keluarga menyerahkan diri ke Mapolres Empat Lawang, Rabu (01/04/20).

Dihadapan Polisi, Hengki mengaku bahwa dirinya telah melakukan pembunuhan terhadap seorang wanita bernama Nia Paramitha (40) janda, warga kota Banjarmasin Propinsi Kalimantan Selatan, yang tak lain merupakan kekasihnya, pada Jumat (27/03/20) lalu disebuah kontrakan di kawasan jalan Kemuning 3 babakan Mustika Sari 1 kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi.

Pengakuannya, sebelum terjadinya peristiwa pembunuhan itu, korban Nia Paramitha datang ke kontrakannya sekitar pukul 16.00 WIB, dengan maksud meminta sejumlah uang, karena tidak ada uang pelaku tidak bisa memenuhi permintaan korban, merasa permintaannya tidak dipenuhi tiba tiba korban langsung menampar dan menendang pelaku hingga membuatnya emosi.

“Saat itu saya lagi makan dikontrakan, Dia (Nia Paramitha) datang bermaksud meminta uang sebesar 1 juta rupiah, karena tidak ada uang saya pun tak bisa memenuhi permintaannya, tiba tiba dia (korban) langsung menampar dan menendang, karena emosi dan khilaf saya ambil kain yang dipakai korban dan langsung saya lilitkan kelehernya, hingga korban tewas,”akunya.

Menyadari kekasihnya tewas ditangannya, pelaku pun panik dan pada hari sabtu (28/03/20), sekitar pukul 05.00 pagi pelaku kabur pulang ke desanya di kabupaten Empat Lawang.

Namun sebelum kabur pelaku sempat meninggalkan secarik kertas bertuliskan nomor telepon keluarga korban.

“Semalaman aku menangis di samping jenazahnya, menyesali apa yang sudah terjadi, sebelum pulang ke desa aku tuliskan nomor telepon keluarganya di secarik kertas disamping jenazah korban,”sesal Hengki

Diceritakan pelaku awal mula berkenalan dengan korban Nia Paramitha lewat media sosial facebook, sekitar bulan maret 2019 lalu.
Dari seringnya chating di medsos akhirnya keduanya bersepakat untuk bertemu dan dengan dibiayai pelaku pada bulan agustus 2019, korban pun pergi bertolak dari banjarmasin menuju jakarta.

“Aku kenal korban lewat facebook, berawal dari seringnya chating chatingan akhirnya kami berdua sepakat ingin berjumpa dan disepakatilah pada bulan agustus 2019 untuk bertemu di Jakarta, dengan sebelumnya saya transfer uang sebesar 3,3 juta rupiah untuk tiket pesawatnya,”kenang Hengki

Kini sambil menunggu proses hukum selanjutnya karena TKP nya berada di Kota Bekasi, Pelaku untuk sementara waktu diamankan di Mapolres Empat Lawang.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending