Connect with us

Empat Lawang

Beri Semangat Kader dan Simpatisan

Published

on

KUNJUNGI : Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Partai Golkar) Sumsel H Alex Nurdin berkunjung ke Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (22/12)

REL, Empat Lawang – Mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Alex Nurdin berkunjung ke Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (22/12). Kunjungan ini merupakan kunjungan kerja (kunker) dirinya selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Partai Golkar) Sumsel, dalam rangka rapat kerja bersama pengurus, kader dan simpatisan Partai Golkar Kabupaten Empat Lawang, untuk menghadapi Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, mendatang.

Kunjungan Caleg DPR RI Partai Golkar Daerah Pilihan (Dapil) II Sumsel ini didampingi isteri, Hj Eliza Alex bersama sejumlah pengurus DPD I Partai Golkar Sumsel dan disambut langsung Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Empat Lawang, H David Hadrianto Aljufri (HDA) yang juga Caleg DPRD Provinsi Sumsel dari Partai Golkar dengan nomor urut 5 bersama 35 Caleg DPRD Kabupaten Empat Lawang dari 4 dapil yang ada di Kabupaten Empat Lawang dan ratusan kader dan simpatisan Partai Golkar di Kabupaten Empat Lawang.

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Empat Lawang, H David Hadrianto Aljufri (HDA) dalam sambutannya menyampaikan, Kabupaten Empat Lawang memiliki 10 kecamatan dengan jumlah mata pilih tetap sebanyak 203,904 jiwa dengan tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 931 TPS.

“Memang jika dibandingkan dengan kabupaten lain, Empat Lawang kecil dengan jumlah mata pilih, kecil jumlah TPS. Tapi Insyaallah, jangan dipandang kecil tapi yang kecil inilah yang akan memenangkan bapak-bapak (di Pileg) kedepan,” ujar HDA.

Dia mengakui, dengan sejumlah kekurangan yang ada di DPD II Partai Golkar Kabupaten Empat Lawang disaat ini, pihaknya tetap optimis karena pada pemilu 2014 lalu, Partai Golkar berhasil menempatkan 10 anggota legislatif dari 35 anggota DPRD Empat Lawang. Diapun menyebut, pihaknya akan berjuang ke bawah, akan mendekati hati masyarakat dan dengan kedekatan itu, pihaknya akan mewujudkan kader-kader terbaik untuk mengambil hati masyarakat.

“Memang dengan peta politik yang sudah berubah di Empat Lawang, dengan kesungguhan semua kader dan simpatisan, kita masih tetap bisa berhasil mencapai target di Empat Lawang ini,” katanya optimis.

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Sumsel, H Alex Nurdin dalam arahannya menyampaikan, banyak putra-putri terbaik berasal dari Kabupaten Empat Lawang. Salah satunya adalah gubernur yang pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, Jemo (orang, red) Empat Lawang jadi Gubernur Sumsel dua priode, dalam waktu 10 tahun menjabat, ada beratus-ratus penghargaan yang diterima Provinsi Sumsel, tidak ada provinsi lain yang menyamai prestasi ini dan yang memimpinnya itu salah seorang putra terbaik Empat Lawang dari kader Golkar.

“Ini harus menjadi penyemangat kader dan simpatisan Partai Golkar di Empat Lawang. Orang Empat Lawang memang melawan galo, meski demikian, jangan lagi jadikan semboyan Nedo Monoh Mati Jadiah, karena saat ini kita beradu pintar beradu cerdas, bagaimana merebut hati masyarakat,” tegasnya.

Diapun menyebut, secara Nasional Partai Golkar berada diurutan nomor dua, nomor tiga dan nomor empat. Tapi di Sumsel, Partai Golkar masih di lini terdepan, Golkar masih memimpin di Sumsel. Karena Sumsel berprestasi diakui sampai dunia Internasional karena dipimpin oleh kader Golkar. “Itu yang dapat disampaikan ke masyarakat yang tidak ada di partai lain dan itu bukan bohong atau tipu,” ujar pemilik penghargaan Bintang Maha Putra Utama, tersebut. (12)

Empat Lawang

ODGJ Resahkan Masyarakat ,Instansi Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab

Published

on

Caption : Nampak ODGJ yang berkeliaran di Pasar Tebing Tinggi meresahkan Masyarakat

REL,Empat Lawang – Permasalahan penertiban orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Bumi saling kruani sangi krawati menjadi perhatian srius bagi pemerintahan kabupaten Empat Lawang.

Pasalnya,masih banyak ODGJ yang berkeliaran di pasar Tebing Tinggi baik odgj perempuan maupun laki laki, membuat pedagang maupun pembeli merasa resah dan ketakutan dengan keberadaanya

Namun sangat disayangkan,instansi terkait seolah olah tutup mata hingga saling lempar tanggung jawab untuk menuntaskan permasalahan ini yang mana seharusnya saling bekerjasama untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat

Seperti yang diungkapkan Dodi salah satu pedagang mengatakan kalau di depan toko miliknya hampir setiap hari ada ODGJ yang sering nongkrong dan meminta uang kepada pelanggan yang berbelanja .

“Ia kurang waras, sering minta minta dan juga sering menghadang jalan tentunya kami agak resah di buatnya,”kata Dodi,Rabu (13/01)

Ia juga menjelaskan , kalau ODGJ setiap tahunnya semakin bertambah di Pasar Tebing Tinggi tidak tau datang dari mana asalnya.

“Banyak, kalau di hitung mungkin puluhan orang baik laki – laki maupun perempuan ODGJ yang sering berkeliaran,”ungkapnya

Senada dengan Ija, salah seorang pembeli mengaku kalau dirinya sering takut kalau sedang berbelanja berpapasan dengan ODGJ,”kami ibu – ibu ini terkadang takut melihat ODGJ berkeliaran sambil ngoceh – ngoceh,”katanya

Sementara, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Empat Lawang Eka Agustina melalui Kabid Rehabilitasi Rendra Ardiyansyah mengungkapkan kalau masalah ODGJ itu pihaknya hanya menampung dan merehab saja kalau yang lapangan itu urusan POL – PP.

“Masalah ODGJ itu seharusnya Pol PP nanti kalau sudah di tangkap baru ke Dinsos untuk pembinaan,”katanya

Terpisah Kasat Pol PP Empat Lawang Taufik menanggapi banyaknya ODGJ Mengatakan kalau masalah itu bukan hanya di bebankan ke Pol PP melainkan melibat banyak instansi terkait.

“Operasi penertiban ODGJ melibatkan banyak Instansi, giatnya bisa siapa saja, dan Jika dinas terkait meminta kami siap membantu. Karena harus ada tindak lanjut jika ditertibkan. Dibawa ke mana Dan lain-lain,”terangnya (Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Warga Keluhkan Lalat Peternakan Ayam

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption : Kandang peternakan ayam yang berada di jalan poros noerdin pandji tidak jauh dari jalan aspal.

REL,Empat Lawang – Warga keluhkan peternakan ayam yang berada di jalan poros noerdin pandji Desa Mekar Jaya (3a) Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang

Pantauan dilapangan,diketahui peternakan ayam itu sudah lama beroperasi dan bertempat dipinggir jalan kurang lebih 100 meter dari badan jalan serta dekat dengan pemukiman warga.

“Sangat mengganggu karena kotor ayam itu mengakibatkan atau mengundang banyak lalat,jadi lalat nya beterbangan yang dapat menimbulkan penyakit,”Kata T warga setempat yang tidak mau namanya dimuat dimedia, mengeluhkan adanya peternakan ayam

Masih dikatakan T ,kalau peternakan ayam itu mengantongi izin alangkah baiknya dilakukan penyemprotan agar lalat lalat yang beterbangan tidak mengganggu warga sekitar.

“Untuk instansi yang berkompeten agar dapat memberitahukan kepada pemilik peternakan untuk melakukan penyemprotan,supaya lalatnya tidak beterbangan kemana mana,”Jelasnya.

Sebab ungkapnya,disekitaran kandang peternakan ayam itu berdampingan dengan pemukiman warga,selain bisa menimbulkan penyakit juga dapat mengganggu warga sekitar.

“Disekitaran kandang ayam itu banyak pemukiman warga,prumnas maupun ada perkantoran,”Ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Irtansi,SE melalui kasi Penataan dan Pentaatan Lingkungan Hidup (PPLH ) Yulias mengatakan pihaknya sudah melakukan pengawasan terhadap pemilik peternakan.

“Tahun kemarin Kami mendapatkan laporan dari kantor dinas koperasi sudah ditanggapi sudah dikasihkan komitmen dan teguran untuk melakukan pengelolaan penyiraman kotoran dibawa kandang dan aliran limbahnya dialirkan kekolam untuk dibersihkan setiap hari,”Kata Yulias

Masih dikatakan Yulias,kalau izin SPPL nya sudah ada akan tetapi untuk izin lainnya peternakan ayam itu belum memiliki izin,

“Kalau SPPL nyo sudah keluar sebab sudah memenuhi syarat,kalau izin yang lain tidak di setujui,”Sambungnya

Kalau mengikuti prosedurnya ,bagi masyarakat yang ingin melaporkan keluhannya bisa langsung mengirimkan surat resmi ke dinas dan akan di tanggapi oleh kepala langsung.

“Tapi tetap kami tanggapi dari bidang kami untuk pengawasannya,nanti kami akan lakukan pengawasan lagi dan akan berikan teguran kedua kepada pemilik ternak ayam itu,kalau memang tidak lagi taat atau mau ikuti aturan maka kami akan mencabut izin SPL-nya,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Gedung Kosong Jadi Tempat Transaksi Narkoba

Published

on

Diduga Kedua Pelaku saat diamankan di Mapolsek Pendopo

REL,Empat Lawang – Dua orang pemuda warga Desa Nanjungan Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang. Diciduk oleh unit Reskrim Polsek Pendopo, lantaran kedapatan sedang bertransaksi Narkoba jenis Sabu.

Keduanya yakni Af (19) dan PN (19) ditangkap disebuah gedung kosong di Desa Lubuk Layang, Kemarin (7/1/2021).

Kapolsek Pendopo AKP Heri Widodo didampingi Kasubag Humas AKP Hendri Antonius mengatakan, penangkapann kedua pelaku itu, berawal dari informasi masyarakat bahwa diwilayah itu kerap dijadikan tempat transaksi narkoba.

Benar saja setelah melakukan pengintaian dan penyelidikan bersama unit Reskrim langsung melakukan pengerbekan.

Dari pengerbekan itu, polisi mendapatkan barang bukti 10 paket narkoba siap edar, dua buah alat hisap (bong) dua buah hp, 50 plastik bening klip dan Uang tunai sebanyak 350 ribu.

“Dari tangan kedua pelaku didapati 10 paket narkoba jenis sabu, maka dari itu langsung kami amankan ke Mapolsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” kata Heri.

Ditambahkanya, kedua pelaku saat digerbek lalu ditangkap tanpa perlawanan sama sekali.

Akibat perbuatannya kedua pelaku dikenakan Pasal 114 Ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU. RI. No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika.

“Kami akan terus kembangkan mencari tahu dari mana asal norkoba jenis sabu ini,” tandasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending