oleh

Berharap Tempat Berjualan Disatukan

REL, Empat Lawang – Wakil Bupati Kabupaten Empat Lawang H Yulius Maulana didampingi beberapa kepala OPD terkait melakukan pengecekan kondisi Pasar dan memantau harga-harga yang dijual di pasar Tebing Tinggi.

“Hari ini kita mengecek pasar seperti harga- harga sembako, dan juga mendengarkan keluhan-keluhan dari warga kita yang bekerja sebagai pedagang ini,” Kata Yulius.

Dikatakannya, setelah dilakukan pengecekan tidak ada lonjakan-lonjakan harga yang signifikan dan cendrung relatif stabil.

“Cabe, bawang putih dan bawang merah kita cek harganga masih normal, dan memang kemarin ada lonjakan di harga bawang putih yang mencapai seratus ribu namun sekarang kita tanya pedagang sudah turun dikisaran 50 ribu sampai 60 ribu perkilonya,” tutur Yulius

Dan lanjut Yulius, pihaknya akan berencana untuk membuatkan kios para pedagang dengan menggunakan dana Anggaran Belanja Tahunan (ABT) agar tidak terjadi lagi pasar yang semerawut dan tumpang tindih

“Pasar ini adalah prioritas kita kedepan karena kita belum ada pasar jadi akan rapikan dan diarahkan ke Pulau Emass yang menjadi pasar sementara, dan yang dekat jalan akan dicarikan solusi kedalam, dan kedepan kita minta Dinas PU untuk membuatkan lapak khusus pedagang,” tuturnya.

Nanti setelah jadi, yulius menjelaskan akan dilakukan pendataan jumlah pasti para pedagang dan akan diundi untuk mendapatkan posisi lapaknya.

“Setelah kita data akan ketahuan jumlah pasti pedagang apakah 500 PKL, setelah itu akan diundi agar tidak terjadi pilih kasih, nanti yang depan akan di isi oleh keluarga Bupati, keluarga Wabup, keluarga kepala – kepala dinas kalau tidak diambil kebijakan seperti itu,” jelasnya.

Juwita, salah satu pedagang mengatakan semenjak terjadinya pasar yang terpisah – pisah itu kondisi pembeli di pasar pulau Emass mengalami sepi pembeli karena sudah ada pedagang yang berjualan di luar pulau Emass

“Iya kami yang berjualan di dalam ini sekarang sepi, karena pembeli sudah belanja di Pasar Lorong Talang padang dan sekarang setelah di tertibkan di Jembatan kemarin mereka membuat baru di pangkal Jeramba (jembatan) jadi pembeli tidak mau lagi masuk kesini untuk belanja , jadi kami sangat berharap kepada pemerintah untuk menyatukan tempat para pedagang biar adil,” harapnya. (Mg15)

BACA JUGA