Connect with us

Empat Lawang

Berbagai Pembahasan di Diskusikan

Published

on

SOSIALISASI : tampak suasana Sosialisasi penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS).

REL, Empat Lawang – Puluhan Peserta menghadiri kegiatan Sosialisasi rencana program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) tahun 2019 yang diselenggarakan Bappeda Empat Lawang, Rabu (02/10/2019) berjalan lancar.

yang bertempat diaula rapat kantor Bappeda Kabupaten Empat Lawang tersebut dihadiri Kepala PDAM Tebing Tinggi, perwakilan Dinkes, Dinas Perkim, Camat, dan Kepala Desa (Kades) di ‘Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati’.

Kepala Bappeda Empat Lawang Yulius Sugiantara melalui Kabid IPW Irma Dewi mengatakan, bahwa air minum merupakan dasar kebutuhan pokok masyarakat. Dengan adanya Program Pamsimas kedepan bisa menjadi solusi kebutuhan akan air bersih yang saat ini masih menjadi masalah setiap tahun jika memasuki musim kemarau panjang.

“Harapan kami pamsimas ini benar-benar bisa di realisasikan dan dimanfaatkan di desa sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih di masyarakat,” harapnya.

berbagai materi di paparkan kepada para peserta sosialisasi hingga diskusi bersama membahas rencana program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat pada tahun 2019 hingga tahun 2020 mendatang.

Sementara itu Koordinator Pamsimas Empat lawang Sumarsono saat pembukaan sosialisasi program Pamsimas di ruang rapat kantor Bappeda mengatakan, jika di Empat Lawang masih ada desa yang belum berpartisipasi dalam progaram Pamsimas.

“Di Empat Lawang ini masih banyak desa yang belum berpartisipasi dalam program Pamsimas karena dari 147 desa se – Kabupaten baru 91 desa yang sudah ada bangunan Pamsimas,” katanya.

Dikatakannya, program pamsimas seharusnya sudah berakhir di tahun 2019 ini. Namun dikarenakan program nasional tersebut masih banyak yang belum mencapai target 100 persen maka diperpanjang hingga 2020 termasuk juga di ‘Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati’.

“Untuk di Sumsel ini dari 17 kabupaten kota yang sudah mencapai 100 persen baru Muara Enim dan Musi Banyuasin (Muba),” tukasnya. (Mg20).

Empat Lawang

Buronan 4 Kasus Ditembak di Bengkulu

Published

on

REL, Empat Lawang – Seorang buronan Polres Empat Lawang, yang sedikitnya terlibat dalam 4 kasus tindak kriminal di wilayah hukum Polsek Ulu Musi, berhasil ditangkap Tim Elang Polres Empat Lawang, dalam pelariannya di Komplek Perumahan Merapi Ujung, Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, Sabtu (19/10/2019).

Tersangka diketahui bernama Kiki Rian Pusta (25), tercatat sebagai warga Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Tersangka terpaksa dihadiahi timah panas di bagian kakinya, karena mencoba kabur dan melawan saat hendak ditangkap petugas. Saat ini tersangka sudah dibawa ke Mapolres Empat Lawang, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Eko Yudi Karyanto melalui Kasat Reskrim, AKP M Ismail menjelaskan, 4 kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) yang telah dilakukan tersangka.

“Pertama, kasus pengeruskan pondok kebun dan pencurian satu unit sepeda motor merk Jealing bernomor polisi BG 4403 DR dan pencurian satu karung Lada denga berat kurang lebih 30 kg, di Talang Air Gerinjing Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi,” ungkap Ismail kepada wartawan, Senin (21/10).

Kemudian, kasus pencurian Lada seberat kurang lebih 40 kg di Talang Ngongop Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi.

“Tersangka juga telah melakukan pembegalan di Talang Gerinjing Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi. Saat itu korbanya dipukul pakai balok kayu, setelah korban tidak berdaya, tersangka menggasak sepeda motor dan kemiri seberat 8 kg milik korban,” terangnya.

Dan yang terakhir lanjut Kasat, tersangka juga merupakan pelaku pencurian dengan pemberatan di Talang Air Kerinjing Desa Tanjung Agung Kecamatan Ulu Musi. Pada saat itu pelaku mengambil satu unit sepada motor Honda Supra Fit BD 5776 DO milik pelapor atasnama Harun (52), warga setempat.

“Dengan banyaknya tindakan kriminal yang dilakukan tersangka, kita memfokuskan melakukan pengejaran terhadap tersangka ini dan dari hasil penyelidikan, ternyata tersangka kabur ke Kota Bengkulu,” ceritanya.

Selanjutnya, kata Kasat, pihaknya melakukan pengejaran ke Kota Bengkulu, alhasil tersangka berhasil ditemukan. “Lalu kita sergap, tersangka melawan dan kita tidak ingin ambil risiko tinggi, karena tersangka ini sangat berbahaya, karena itu terpaksa kita lumpuhkan,” tukasnya. (mg20)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

4 Siswa Terbukti Minum Alkohol

Published

on

CEK : Petugas BNN Kabupaten Empat Lawang, mengecek urine siswa di MAN 1 Empat Lawang, dalam kegiatan tes urine dadakan yang digelar di sekolah itu, Senin (21/10).

REL, Empat Lawang – Sejumlah siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Empat Lawang, terbukti positif mengkonsumsi alkohol dalam dalam kegiatan tes urine dadakan yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabuapaten Empat Lawang, di sekolah itu, Senin (21/10).

“Kalau positif Narkoba, itu tidak ada. Tapi, yang positif mengkonsumsi alkohol, ada,” ungkap Kepala BNN Kabupaten Empat Lawang, AKBP Syahril SH melalui Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan, Azhari.

Dikatakan Azhari, pihaknya memang bekerjasama dengan MAN 1 Empat Lawang, dalam upaya deteksi dini penyalahgunaan Narkoba oleh para pelajar. “Tadi kita pilih secara acak, 25 siswa untuk dites urine-nya. Dari 25 siswa, ada 4 siswa positif urinenya mengandung alkohol,” urainya.

Dugaan pihanya, siswa yang positif mengkonsumsi alkohol itu, meminum alkohol lebih dari satu hari yang lalu. “Ini dari hasil pemeriksaan kita pada urine mereka, mereka ini konsumsinya bukan kemarin atau semalam. Tapi lebih dari satu hari yang lalu,” imbuhnya.

Tentu saja lanjut Azhari, adanya temuan ini, pihakhya menyerahkan sepenuhnya pembinaan ke pihak sekolah, agar para siswa itu tidak lagi meminum alkohol.

“Secara hukum memang tidak ada masalah. Tapi, dengan mereka biasa meminum minum keras, dikhawatirkan akan mencoba Narkoba dan itu sangat berbahaya,” tukasnya. (12)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Belum Miliki BLK

Published

on

SIMBOLIS : Kabid Tenaga Kerja Kabupaten Empat Lawang, Joni Verdi (kiri) secara simbolis menyerahkan materi pelatihan desain grafis kepada peserta saat membuka program PKW jenis keterampilan desain grafis kerjasama antara LKP Rachma dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senin (21/10).

REL, Empat Lawang – Kabupaten Empat Lawang hingga saat ini tidak ada balai latihan kerja (BLK) yang dikelolah pemerintah. Meski demikian, di Kabuapten Empat Lawang ada lembaga kursus dan pelatihan (LKP) yang dikelolah swasta.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Aidil Yuliansyah melalui Kabid Tenaga Kerja, Joni Verdi mengatakan, pihaknya mendukung penuh LKP Rachma Kabupaten Empat Lawang, yang bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam melaksanakan berbagai pelatihan.

“Karena kabupaten ini belum memiliki BLK, salah satu penunjang memberikan pelatihan keterampilan kepada masyarakat di sini adanya pelatihan yang digelqr LKP Rachma ini,” ungkap Joni saat membuka program pendidikan kecakapan wirausaha (PKW) jenis keterampilan desain grafis kerjasama antara LKP Rachma dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang digelar di kantor cabang Tebing Tinggi, LKP Rachma Kabupaten Empat Lawang, Senin (21/10).

Menurut Joni, kegiatan seperti ini sangat membantu pemerintah dalam upaya pengentasan pengangguran di Kabupaten Empat Lawang, apalagi kegiatan ini gratis. Dia berharap, selain pendidikan keterampilan desain grafis, diharapkan ada pelatihan-pelatihan lainnya, untuk meningkatkan kemampuan masyarakat di Kabupaten Empat Lawang, dalam upaya menciptakan lapangan kerja baru.

“Kami berharap, degan adahya kegiatan pelatihan ini, para peserta dapat mengikuti dengan baik dan tidak menutup kemungkinan ada kegiatan pelatihan yang lain selain keterampilan desain grafis ini,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Joni juga menyampaikan jika saat ini di Kabupaten Empat Lawang sudah ada bursa kerja khusus atau BKK. Tempatnya di SMK Negeri 1 Empat Lawang.

“BKK itu sudah dilaunching oleh gubernur Sumsel, kemarin. Ini merupakan upaya kita dalam menyukseskan program Empat Lawang MADANI,” tandasnya. (12).

Baca Selengkapnya

Trending