oleh

Belum Rekaman, Per 31 Desember Data Kependudukan Diblokir

* Disdukcapil Buka Pelayanan Keliling dan Buka Kantor Seminggu 7 Hari Kerja

 

 

REL, Empat Lawang – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Empat Lawang, Peterson Okki Bial beberapa waktu lalu menghadiri Rapat Koordinasi Nasional II Kependudukan dan Catatan Sipil (Rakornas II Dukcapil) di Hotel and Convention Patra Semarang, Jawa Tengah.

Ada beberapa kesepakatan bersama dalam rapat tersebut, antara lain, Disdukcapil se Indonesia, segera menuntaskan perekaman data kependudukan masing-masing daerah. Kemudian terhitung 31 Desember 2018, seluruh data kependudukan masyarakat yang tidak atau belum terekam dalam data kependudukan elektronik, akan diblokir dan segera diaktifkan kembali jika yang bersangkutan melakukan perekaman data.

“Karena itu, kami menghimbau warga di seluruh Kabupaten Empat Lawang, segera melakukan perekaman data kependudukan, jika merasa belum melakukannya. Kalau tidak, per 31 Desember 2018, data kependukan yang belum melakukan perekaman akan diblokir di pusat,” ungkap Kadisdukcapil Kabupaten Empat Lawang, Peterson Okki Bial saat dibincangi di ruang tugasnya, Rabu (26/9).

Untuk itulah kata Oki, menindaklanjuti Rakornas yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) pada 12 sampai 14 September 2018 lalu tersebut, pihaknya akan melakukan jemput bola perekaman data kependudukan di seluruh kecamatan di Kabupaten Empat Lawang, dalam waktu dekat ini.

“Kita akan membuka pelayanan keliling dalam rangka jemput bola perekaman data kependudukan ke sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Empat Lawang,” jelasnya.

Selain membuka layanan keliling, Okki menyebut operasional Kantor Disdukcapil Kabupaten Empat Lawang, akan dibuka 7 hari dalam seminggu, bahkan pada hari libur Nasional, Disdukcapil Kabupaten Empat Lawang, akan tetap buka. Ini artinya, tidak ada libur bagi Kantor Disdukcapil Kabupaten Empat Lawag.

“Buka kantor 7 hari dalam seminggu ini, akan kita efektifkan mulai 1 Oktober 2018. Untuk tekhnis pelaksanaanya, kita serahkan ke bidang masing-masing di Disdukcapil Kabupaten Empat Lawang,” terangnya.

Lebih lanjut Okki menyebutkan, pihaknya juga melakukan perekaman data anak usia 0-17 tahun kurang sehari. Kegunaannya untuk penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) dan dilanjutkan pengambilan data kependudukan pemilih pemula.

“Data pemilih pemula yang belum cukup umur untuk ikut memilih pada pileg dan pilpres 2019 mendatang, kita simpan dan akan kita kirimkan ke pusat data jika saat umurnya sudah mencukupi untuk memilki KTP. Tepat di hari pencoblosan dia cukup umur, langsung kita keluarkan KTP-nya, agar dia bisa memilih,” tandasnya. (12)

BACA JUGA