oleh

April, Disdukcapil Segera Launching KIA

REL, Empat Lawang РSalah satu bentuk program yang baru dari pemerintah saat ini adalah Program Kartu Identitas Anak (KIA) atau KTP Anak. Program ini terus digenjot oleh pemerintah pusat dan digagas sejak tahun 2016 lalu. Rencananya program KTP Anak ini mulai berlaku secara nasional pada tahun 2019 ini.

Untuk mendukung program tersebut orang tua juga turut serta dalam pembuatan KIA, karena anak-anak pastinya hanya akan ikut apa yang dilakukan orang tuanya. Jika dulu orang tua dalam hal ini ibu yang baru melahirkan anaknya hanya perlu mengurus akta lahir, kini ada tambahan tugas yaitu mengurus KIA. Setelah KIA selesai, anak tersebut sudah dianggap legal sebagai WNI.

Pemberlakuan KTP anak rencananya akan berlaku secara bertahap atas pertimbangan pihak pemerintah pusat terkait anggaran yang ada. Format berlakunya KTP Anak atau KIA dilakukan secara bertahap.

Dimana daerah yang belum mendapat giliran pemberlakuan maka kedepan akan menyusul daerah berikutnya sebagaimana yang telah diatur di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 2 Tahun 2016 mengenai Kartu Identitas Anak tersebut.

Tak terkecuali juga di Kabupaten Empat Lawang ini direncanakan akan dimulai pada bulan April mendatang. Hal ini di sampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Empat Lawang, Peterson Okki Bial melalui Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Yeni Novita ketika dibincangi REL saat tengah di ruang kerjanya.

“KIA Sudah kita sosialisasikan ke masyarakat sejak akhir tahun 2018 lalu. Untuk membuat KIA syaratnya yakni membawa Kartu Keluarga (KK) dan membawa Akte Lahir yang telah di Fotocopy terlebih dahulu,” kata Yeni, Kamis (31/1).

Dirinya lanjut menjelaskan bahwa kartu identitas ini diperuntukkan bagi anak mulai dari usia 0 sampai 5 tahun dengan KIA tidak dipasang fotonya. Sementara bagi anak berusia 5 tahun lebih satu hari hingga 17 tahun memakai foto wajah.

“Segala ketentuan dan kebijakan mengenai KIA ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak,” jelasnya.

Dirinya menambahkan bahwa Kartu Identitas Anak selanjutnya akan menjadi identitas resmi bagi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dan 17 tahun dan belum menikah yang nantinya diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Empat Lawang.

“Nah, salah satu bentuk tujuannya yakni untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik. KIA juga merupakan upaya pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional bagi seluruh warga negara Indonesia,” terang Yeni Novita yang belum genap setengah tahun menjabat sebagai Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk di Disdukcapil Empat Lawang tersebut.

Menurut Yeni, di bulan April mendatang Louncing KIA yang juga sekaligus mulainya pembuatan kartu identitas tersebut bagi anak anak di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati sebagai tanda pengenal mereka.

“Iya, fungsinya sama saja seperti KTP orang dewasa. Dan setiap anak anak wajib miliki KIA ini. Kedepan kemungkinan akan memberlakukan KIA juga sebagai pengganti akte kelahiran saat anak mau pendaftaran sekolah,” pungkasnya. (14).

BACA JUGA