Connect with us

Empat Lawang

April 2019 GI Ditargetkan Berfungsi

Published

on

BELUM BERFUNGSI : Tampak Gardu Induk (GI) yang berada di Talang Gunung Kecamatan Tebing Tinggi sampai saat ini belum berfungsi dan masih terbengkalai.

REL, Empat Lawang – Wakil Bupati Empat Lawang Yulius Maulana telah bertemu dengan PLN terkait permasalah Gardu Induk (GI) di Talang Gunung Kecamatan Tebing Tinggi yang belum berfungsi. Dikatakan Wabup, memang saat rapat dengan pihak PLN Palembang ada beberapa kendala salah satu lambatnya pembebasan lahan.

“Untuk di Empat Lawang ada lima titik tapak tower sutet yang belum dibebaskan, termasuk Musi Rawas dan Lubuklinggau juga ada belum dibebaskan, namun saat rapat sudah kita sampaikan dengan pihak PLN untuk lebih serius,” katanya, Kamis (18/10).

Masih dikatakan Wabup, pihak dari PLN sendiri mentargetkan pada April 2019 nanti bisa berfungsi GI sebab menurut Yulius, apabila GI di Talang Gunung tersebut berfungsi jelas dampaknya bukan hanya di rasakan oleh masyarakat Empat Lawang termasuk daerah lain juga ikut merasakan.

“April 2019 nanti GI bisa berfungsi itu target dari PLN, kita lihat tunggu saja nanti, kita juga telah membentuk tim dari Dinas yang membidangi untuk terus memantau dan mengecek permasalahan GI tersebut,” kata Yulius.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Empat Lawang Darno Bakar, tim sudah terbentuk dan sudah berjalan, pembahasan sedang berjalan, titik permasalahan sudah ketemu, tidak lain masalah pembebasan lahan.

“Masalah GI sedang kita bahas, sebelumnya sudah rapat bersama dengan pihak terkait termasuk dari PLN yang membidangi masalah GI,” kata Darno.

Namun lanjut Darno, meskipun sudah dilakukan pembahasan masih akan dilakukan rapat kembali bahkan pihaknya akan mengagendakan kembali rapat bersama dengan pihak PLN dari Palembang.

“Rapat pertama sudah pernah dilaksanakan nanti akan rapat kembali, dari hasil rapat ini kita cari kendala maupun solusinya,” lanjutnya.

Memang masih kata Darno, kendala-kendala dalam memfungsikan GI yang berada di Talang Gunung Kecamatan Tebing Tinggi perlu proses bahkan dari pihak PLN sendiri siap membantu termausk Pemerintah juga terus berupaya agar GI bisa berfungsi.

“Kendala pembebasan lahan itu hal pertama, memang di wilayah Kabupaten Musi Rawas sudah selesai namun masih ada sedikit-sedikit yang belum selesai, yakin bisa kita selesaikan termasuk di wilayah Lubuklinggau,” jelasnya.

Sebelumnya, Manager PLN Rayon Tebing Tinggi Hendri mengakui pemerintah Kabupaten Empat Lawang telah berkoodinasi untuk membahas masalah gardu induk (GI) yang berada di Talang Gunung Kecamatan Tebing Tinggi.

Menurut Hendri, permasalahan GI belum kunjung berfungsi tersebut pada dasarnya bukan Rayon Tebing Tinggi namun ada bidang lain yang mengurusnya.

“Dari Pemkab Empat Lawang wakiL Bupati yang langsung memimpinnya, kita sudah rapat bersama dengan Pemkab, namun kedepan akan diagendakan untuk rapat bersama PLN dari Palembang yang membidangi mengenai GI,” ungkapnya.

Hendri sendiri mendukung upaya Pemerintah untuk turun dan mengurus permasalahan GI, kuncinya apaila GI sudah berfungsi kondisi listrik di Tebing Tinggi bisa normal dan tidak akan sering mati lampu bahkan Tebing Tinggi menjadi penyuplai listrik.

“Jelas kita dukung ini karena kalau GI sudah berfungsi kita bisa menyumbangkan listrik ke daerah lain,” katanya.

Kemungkinan lanjut Hendiri, dalam waktu dekat ini akan ada pertemuan kembali membahas masalah GI antara Pemkab dengan pihak PLN yang membidangi masalah GI.

“Mungkin minggu depan atau dalam waktu dekat ini ada diagendakan kembali pembahasan masalah GI,”  ujarnya. (12)

Empat Lawang

Kemendagri Bahas Tapal Batas Empat Kabupaten

Published

on

RAPAT : Suasana pembahasan rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah Administrasi antara Kabupaten dalam Provinsi Sumsel di Kantor Dinas PUPR Empat Lawang, Kamis (24/10).

REL, Empat Lawang – Bertempat di Ruang Rapat Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Empat Lawang, Tim dari Kemendagri menyambangi Empat Lawang guna membahas sekaligus penyelesaian tapal batas antara Empat Lawang dan Kabupaten Lahat.

Bukan hanya membahas tapal batas dengan Kabupaten Lahat dan Empat Lawang saja melainkan juga membahas batas antar Kabupaten OKU dengan OKU Selatan.

Sekda Empat Lawang H Edison Jaya kepada wartawan mengatakan, rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah ini bukan membahas tapal batas antar Empat Lawang dengan Lahat saja melainkan juga membahas tapal batas OKU dengan OKU Selatan.

“Kebetulan tempatnya di Empat Lawang. Ada dua agenda pembahasan yang pertama Empat Lawang dengan Lahat dan OKU dan OKU Selatan,” ujar Sekda disela rapat berlangsung, Kamis (24/10).

Khusus untuk Empat Lawang sendiri dikatakan Sekda, masih ada tapal batas yang belum clear yakni Tapal Batas Kabupaten Empat Lawang dengan Lahat, sedangkan dengan Kabupaten Musi Rawas dan Kepahiang Provinsi Bengkulu sudah jelas secara administrasi.

“Dalam rapat koordinasi ini dibahas langsung dan ditemukan antar Kabupaten bahkan dibahas juga secara administrasi bersama Tim dari Kemendagri,” ungkapnya.

Nanti sambung Sekda, akan timbul hasil maupun kesempatan apalagi semua pihak dihadiri baik dari Provinsi maupun Kabupaten berbatas dan ditengahi langsung oleh Kasubdit batas Daerah Wilayah I Kemendagri.

“Kalau batas wilayah antar Empat Lawang dan Lahat sudah clear artinya tidak ada kendala lagi persoalan batas wilayah khusus untuk Kabupaten Empat Lawang,” tambahnya.

Taurat hadir dalam Rapat koordinasi penyelesaian batas wilayah administrasi antar kabupaten dalam provinsi Sumsel, Kasubdit Batas Daerah Wilayah I Kemendagri Siti Metrianda, Sekda Empat Lawang, Kajari Empat Lawang Ronaldwin, Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto, Staf Ahli, Plt Asisten I sekaligus Kabag Tapem Empat Lawang H Muzakar, Pemkab OKU/Bagian Tapem, Asisten I, BPN OKU Selatan dan perwakilan Pemkab OKU Selatan. (12)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Cari Bibit yang Berjiwa Seni

Published

on

AKUSTIK: peserta sedang menampilkan musik akustik, Kamis (24/10/2019).

REL, Empat Lawang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang menggelar acara Festival pelajar Madani 2019 yang di ikuti oleh seluruh pelajar mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Empat Lawang di aula Hotel Kito, Kamis (24/10).

Adapun perlombaan yang diikuti seluruh pelajar diantaranya juz’amma,lomba lomba melukis destinasi wisata yang ada di Empat Lawang,melukis Kaligrapi,dan lomba music akustik yang terbagi dua yaitu menyanyikan lagu berjung dan lagu religi yang diikuti kurang lebih 280 peserta.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang Rita Purwaningsih, mengatakan lomba tersebut bertujuan mencari bibit siswa-siswi yang mempunyai potensi baik seni maupun kebudayaan.

“Perlombaan ini adalah guna untuk mencari bibit pelajar yang mumpuni, berpotensi dan berbakat yang ada di Kabupaten Empat Lawang,guna untuk mewujudkan Empat Lawang yang MADANI,” katanya.

Dirinya berharap, agar para peserta nantinya bisa mengikuti perlombaan dengan sportif dan tidak ada interpensi, namun memang benar – benar menunjukkan kemampuannya masing – masing.

“Harapan kami para peserta bisa mengikuti lomba dengan sportif karena kedepan akan ada pembinaan, untuk disiapkan keperlombaan jenjang yang lebih tinggi yaitu mewakili kabupaten ke Provinsi,” tukasnya. (mg15)

Baca Selengkapnya

Bisnis

Kesadaran Membayar Pajak Meningkat

Published

on

REWORD : Tiga Kecamatan di Empat Lawang mendapatkan Reword,

REL, Empat Lawang – Para Kepala Desa, Lurah dan Camat di Bumi saling Kruani sangi krawati menghadiri acara Realisasi pencapaian Desa dan kelurahan dengan persentase 0, berlokasi di lapangan pemkab Empat Lawang.Kamis (24/10/19) sekira pukul 09 : 00 Wib.

Melalui Bulan Bakti Pelunasan  PBB-P2  kita tingkatkan  kesadaran membayar pajak untuk Empat Lawang madani

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad melalui Sekda Empat Lawang H Edison Jaya, mengatakan capaian PAD PBB-P2 tahun 2019 mengalami peningkatan dibandingkan capaian target PAD PBB-P2 tahun 2018 dimana dari target Rp 911.831.941 juta.

“Target penerimaan PAD Tahun 2019, dari sektor PBB-P2 pada tahun 2019 adalah Rp 911. 831. 941 juta. Dari target tersebut sampai bulan September, realisasi penerimaan PAD dari sektor PBB-P2 adalah Rp 918.639.696 juta atau 100,57 persen ini cukup membanggakan, sudah oper target,” kata Edison saat dibincangi wartawan usai membuka bulan bakti pelunasan PBB -P2 tahun 2019 dilapangan Pemkab Empat Lawang, Kamis (24/10/19).

Dan acara realisasi pencapaian Desa dan kelurahan dengan persentase 0,berjalan sebagaimana mestinya dan bagi kades lurah serta camat yang mencapai target di berikan penghargaan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah.

Masih dikatakan Edison, menyakini jika sampai bulan Desember nanti, capaian PAD Empat Lawang dari sektor PBB-P2 tahun 2019 diatas Satu (1) Miliyar.

“Ini baru sampai September sudah oper target  dan saya berkeyakinan sampai bulan Desember capaian PAD dari sektor PBB-P2 bisa sampai diatas 1 Miliyar. Dan mudah-mudahan tahun depan lebih meningkat lagi,” ujarnya.

Untuk yang masih nol persen sambung Edison, dirinya menghimbau, agar segera melunasi kewajiban pajaknya di Desanya masing-masing.

“Untuk yang masih nol persen, kita himbau kepada Camat dan Kades nya, untuk mengajak masyarakat agar bersama-sama untuk melunasi kewajiban membayar pajak di Desanya masing-masing,” tukasnya. (Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending