Connect with us

Empat Lawang

Amrul Ditemukan Tewas Dibawah Pohon Manggis

Published

on

TERGELETAK : Amrul (48) ditemukan warga tewas dibawah pohon manggis belakang rumahnya, sudah terdampar diatas tanah, Kamis (5/4)

REL, Empat Lawang – Masyarakat Desa Gunung Meraksa Lama Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang sontak dibuat heboh, pasalnya ditemukan sesosok pria tergeletak tak bernyawa lagi dibawah pohon manggis.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun diketahui sosok mayat pria yang tak bernyawa tersebut bernama Amrul (48) merupakan warga Desa Gunung Meraksa Lama Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang ditemukan oleh warga sudah tidak bernyawa di belakang rumahnya sendiri tepatnya di bawah pohon Manggis miliknya sendiri.

Lelaki berusia 48 Tahun ini kesehariannya berprofesi sebagai pekerja harian Meubel yang todak jauh dari rumahnya sendiri.

Sebelumnya sang istri, Hartati (45) dan keluarganya merasa kehilangan suaminya yakni Amrul, sejak Selasa (3/04) lalu, namun saat dicari tidak ditemukan, setelah satu hari kemudian Rabu (4/04) warga yang kebetulan lewat hendak panen buah kelapa sekira pukul 13. 00 wib mendapati Amrusl sudah tewas tergeletak.

Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setyawan melalui Kapolsek Pendopo,  Iptu Hariyanto membenarkan peristiwa tersebut kepada wartawan REL.

“Iya benar, korban ditemukan warga bernama Asmawi dan Ibrohim dibawah pohon manggis dengan kondisi tertelentang sudah meninggal dunia dan tampak pada leher korban kondisi terikat tali nilon,” katanya

Dijelaskan Hariyanto bahwa melihat kejadian ini saksi mata Asmawi memberitahukan Kades setempat Ubaidillah Dalil, kemudian  memberitahukan kejadian tersebut kepada SPK Polsek Pendopo Kabupaten Empat Lawang.

“Saat ini korban telah disemayamkan pihak keluarga, barang bukti yang diamankan di TKP berupa seutas tali kambing (Tali Nilon) warna hijau, satu buah bangku yg terbuat dari kayu, ” jelasnya kepada REL, Kamis (5/4)

Dituturkanya, pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP, red) setelah melakukan hasil olah TKP berdasarkan keterangan saksi-saksi, diduga korban mengikatkan sendiri tali diatas pohon manggis.

Korban naik diatas bangku lalu mengikatkan tali keleher dan melaukan bunuh diri, karena tali tersebut tidak kuat menahan beban tubuh akhirnya tali pengikat dari pohon manggis ke leher korban ini putus.

“Tidak ditemukan tanda tanda kekerasan lain pada tubuh korban Amrul.  Keluarga korban menerima bahwa kejadian tersebut adalah musibah, diduga korban melakukan perbuatan itu dikarenakan banyak permasalahan yang ia hadapi,” Tandasnya (Mg14)

Empat Lawang

Suguhkan Pemandangan Yang Asri

Published

on

Caption : tampak pengunjung Destinasi wisata sungai Muare sudah mulai dikunjungi warga.

REL,Empat Lawang – Destinasi wisata Muare yang bertempat di Desa Rantau Tenang Kecamatan Tebing Tinggi kini sudah mulai ramai dikunjungi warga,

Diketahui,destinasi wisata muare sempat pakum beberapa waktu belakangan ini apa lagi ditambah dengan penyebaran wabah covid-19,tapi semenjak diberlakukannya kebiasaan baru (New Normal) kini sudah ramai dikunjungi warga.

Karena,selain pemandangan yang masih asri dengan aliran sungai yang jerni ditambah dengan hembusan angin spoy spoy menambah kenyamanan para pengunjung itu sendiri.

Seperti yang dikatakan Sefti (30) salah satu pengunjung destinasi wisata muare yang sedang mengajak anak nya berwisata sekaligus merayakan Hut anaknya.

“Disini tempatnya nyaman udaranya sejuk dan ramai dikunjungi warga apalagi di sore hari,karena disini pemandangannya masih natural belum terkontaminasi polusi,”Ungkapnya.Rabu (8/7).

Masih dikatakannya,berharap kedepannya destinasi wisata seperti ini bisa di kembangkan serta di fasilitasi oleh pemerintah mengingat masyarakat Empat Lawang masih haus akan tempat hiburan (tempat wisata).

Kepala Dinas Pariwisata Mgs.Ahmad Nawawi mengatakan sudah mulainya ramai destinasi wisata sejak diberlakukannya kebiasaan hidup baru (New Normal).

“Berdasarkan laporan yang masuk ke kami sejak di berlakukannya Kebiasaan Baru ( new normal life) di kabupaten Empat Lawang, beberapa destinasi wisata sudah mulai ramai di kunjungi oleh wisatawan,baik lokal maupun wisatawan domestik,”Jelasnya

Termasuk juga wisata alam sungai air muare lanjutnya, tapi kami berpesan walaupun kita sudah new normal, protokol kesehatan harus tetap di laksanakan.

“Dengan mulai ramainya destinasi lanjutnya, artinya ekonomi warga juga sudah mulai bergulir kembali dan kedepan kami akan mendata lagi dan kami akan berusaha untuk membantu pengusulan fasilitas dari pemerintah bagi pengembangan destinasi wisata,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

PAUD, Paling Cepat Masuk Sekolah di Bulan November 2020

Published

on

FOTO: ANITA/REL Mugiyono (Kabid PAUD Disdikbud Kabupaten Empat Lawang)

REL, Empat Lawang – TK/PAUD se Kabupaten Empat Lawang akan masuk sekolah pada bulan November 2020. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang, Rita Purwaningsih melalui Kabid PAUD, Mugiyono mengatakan dirinya meralat pernyataan tentang PAUD yang masuk sekolah di bulan Juli ini.

“Awalnya memang saya bilang PAUD masuk di bulan Juli ini. Itu berdasarkan dari edaran Disdikbud. Tapi ternyata ada perubahan yakni PAUD se Kabupaten Empat Lawang akan masuk sekolah di bulan November 2020,” kata Mugiyono saat diwawancarai di ruang kerjanya.

Mugiyono menambahkan, PAUD akan masuk sekolah dua bulan setelah SD. Sementara SD akan masuk sekolah setelah SMP dan SMA.

“Ada jarak dua bulan setelah SD masuk sekolah,” ucapnya.

Hal tersebut mengacu kepada keputusan Mendikbud, Nadiem Makarim yang membagi tahap masuk sekolah di zona hijau dengan tiga tahap sekolah dibuka: pertama, yang bisa mengikuti pembelajaran tatap muka ialah siswa jenjang SMA, SMK, MA, MAK, SMTK, SMAK,
Paket C, SMP, MTs, paket B.

Kedua, pada tahap kedua ini akan dilaksanakan dua bulan setelah tahap I yakni bagi jenjang SD, MI,
Paket A dan SLB.

Sedangkan di tahap ketiga dilaksanakan dua bulan setelah tahap II yakni bagi jenjang PAUD formal (TK, RA, TKLB) dan non formal. (Mg15)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Berikan Bantuan Sembako,Ringankan Beban Wartawan

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption : Bupati secara simbolis Berikan Bantuan sembako Kepada awak media yang bertugas di Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Setelah dilakukannya rapidtes ke sejumlah awak media yang bertugas di Kabupaten Empat Lawang,

Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang juga memberikan bantuan kepada para awak media berupa sembako.

Bantuan sembako tersebut yakni 10 Kg beras, 2 Kg Gula, 1 Kg Gandum, Minyak Sayur 2 Liter, Mie 1 Dus serta Susu 2 Kaleng.

Bantuan itu pun langsung diberikan oleh orang nomor satu di bumi saling kruani sangi krawati,di aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang, Selasa (7/7/2020).

“Dimasa Pandemi ini kita semua terdampak, termasuk wartawan, mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban para wartawan, ditengah wabah covid-19 ini,” kata H Joncik Muhammad bupati Empat Lawang.

Sementara Ketua IWO Empat Lawang Arwin ZA, mengaku sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, khususnya Bupati Empat Lawang yang sudah perhatian dan memberikan bantuan kepada Insan Pers di Kabupaten Empat Lawang.

” Dampak dari pandemi Covid-19 ini juga dirasakan oleh rekan-rekan wartawan di Empat Lawang, apalagi saat bertugas dilapangan, wartawan ini sangat rentan akan penyebarannya,” ungkapnya.

Ketua PWI Empat Lawang Rody Hartono, juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Empat Lawang, terhadap para wartawan di Kabupaten Empat Lawang.

“Saya selaku wartawan tentunya mendukung program Pemkab, untuk mewujudkan Empat Lawang yang sehat dan terhindar dari wabah Covid-19ini,” ujarnya (Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending