Connect with us

Empat Lawang

Amankan Satu Tersangka Bandar Narkoba

Published

on

BANDAR : Sejumlah barang bukti dan sang bandar atas nama Supriydi (34) warga Desa Batu Junggul Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang. Selasa (13/11).

* BB Shabu Seberat 14,41 Gram dan Ganja 61,690 Gram

 

REL, Empat Lawang – Giat patroli anggota Satres Narkoba Polres Empat Lawang di Wilayah Hukum Empat Lawang kali ini berhasil meringkus seorang bandar Narkoba warga Desa Batu Junggul Kecamatan Muara Pinang pada hari Selasa (13/11) sekira pukul 16.00 Wib.

Bandar Narkoba ini diketahui bernama Supriyadi (34) alias Yadi merupakan pengedar yang diduga sudah sering melakulan transaksi jual beli barang haram tersebut di Kecamatan Muara Pinang tempat dimana kediaman dirinya sendiri.

“Ketika lelaki ini (Supriyadi, red) hendak kita dekati pada saat patroli di TKP, ia tiba-tiba langsung menghindar dan malah berlari menjauh. Spontan anggota kita langsung mengejar si tersangka,” ujar Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setyawan melalui Kasat Narkoba AKP Joni Indrajaya. Selasa (13/11).

Dikatakan Joni Indraya dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB, red) berupa 1 paket sedang narkotika jenis shabu dengan berat brutoo 6,09 gram, 32 paketan kecil narkotika jenis shabu dengan berat bruto berjumlah 8,26 gram

Kemudian 5 buah korek api gas, 5 buah pipet plastik aqua gelas, 1 buah kaca pirek, 1 buah jarum, 1 buah suntikan, 2 buah kotak permen,  buah botol aqua plastik (alat bong, red), 21 paket kecil narkotika jenis ganja dengan berat bruto 30,226 gram, 1 paket berukuran besar narkotika jenis ganja dengan berat bruto 28,669 gram, dan sebanyak 4 paket sedang narkotika jenis ganja dengan berat bruto berjumlah 13,54 gram.

“Setelah kita kejar akhirnya lelaki 34 tahun ini berhasi kita amankan dan segera kita lakukan penggeledahan terhadap dirinya,” kata Kasat Narkoba.

Joni Indrajaya juga menjelaskan bahwa dilakukan penggeledahan terhadap badan dan pakaian lelaki tersebut. Ditemukan didalam kantong celana sebelah kanan bagian depan yang dipakai oleh tersangka Supriyadi alias Yadi yakni berupa bungkusan narotika jenis ganja.

“Penggeledahan terus kita lakukan lagi dan berhasil juga didapati bungkusan narkotika jenis shabu. Jadi ada dua jenis narkotika kita dapat dari tersangka,” jelasnya.

Alhasil, lanjut Joni Indrajaya. Lelaki berusia 34 Tahun ini langsung segera dibawa dan diamankan beserta barang buktinya ke Mapolres Empat Lawang untuk disidik juga di proses hukum perkaranya.

“Kita kenakan Pasal 114 ayat 1, Pasal 112, ayat 1 dan Pasal 111 ayat 1 undang undang Nomor 23 Tahun 2009 tentang penyalahgunaan Narkotika,” pungkasnya. (14).

Empat Lawang

Himbau Masyarakat Agar Tidak Panik

Published

on

Caption : Penyemprotan cairan disinfektan di Kantor polantas Tebing Tinggi

 

REL,Empat Lawang – Polisi Satuan lalu lintas (Polantas) Polres Empat Lawang bersama tim pelaksana gugus tugas penanganan covid19 (BPBD) menghimbau sekaligus melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polres Empat Lawang Iptu.M Yusuf Lubis penyemprotan cairan disinfektan bertujuan mengantisipasi penularan virus covid19.

“Mengantisipasi covid 19 yang menular dan kita melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan di kantor samsat dan kantor ruang pembuatan Sim baik diluar maupun di dalam ruangan,”Katanya.Selasa (31/3/20).

Masih dikatakan Lubis,menghimbau masyarakat sehubungan marak nya penyebaran wabah virus covid19 atau virus corona agar tidak panik tidak berlebihan.

“Namun kita tetap waspada,adapun yang dapat kita lakukan mencuci tangan sebelum atau sesudah beraktivitas,rajin berolahraga,tetap di dalam rumah jangan berkumpul diluar rumah,menjaga kebersihan diri dan lingkungan,menggunakan masker bila mengalami batuk,bersin dan gangguan pernapasan,hindari berkontak langsung dan berjabat tangan,bila mengalami batuk ,bersin dan sesak nafas maka periksakan diri atau mendatangi rumah sakit terdekat,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kalangan Ditutup, Pedagang Disarankan Berjualan di Rumah

Published

on

Caption : Camat bersama forkopimcam menghimbau pedagang pasar kalangan di Kecamatan Paiker

 

REL,Empat Lawang – Pemerintah Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang bersepakat menutup kegiatan pasar kalangan Paiker. Keputusan itu dicapai bersama perangkat lainnya ketika mengadakan rapat di pendopoan Kecamatan Paiker, Jumat,(27/3) lalu.

Menurut Camat Paiker Noperman Subhi munculnya gagasan untuk menutup kalangan ini demi meminimalisasi penyebaran virus Corona.

Diakui Noperman, banyak pertanyaan yang muncul jika kalangan ditutup sebab imi menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Kami identifikasi, ternyata banyak pedagang yang datangnya dari luar Paiker. Ketika kami tanyakan ke warga apabila pedagang tidak kita izinkan masuk kira-kira bermasalahkan tidak dengan pasokan kebutuhan pokok. Namun warga menjawab untuk kebutuhan beras atau sayuran tidak masalah, bisa diatasi dari hasil bumi Paiker,” kata Noperman.

Camat juga menjelaskan kepada para pedagang bahwa gugus pencegahan tidak melarang masyarakat untuk berjualan tetapi diminta untuk tidak berjualan di kalangan yang mengumpulkan banyak orang ramai karena sangat rentan terpapar virus corona.

“Silahkan berjualan di rumah masing-masing (pedagang asli Paiker), silahkan jualan dengan cara keliling atau door to door, sementara warung/toko sembako yang ada di Paiker tetap diperbolehkan buka untuk melayani kebutuhan masyarakat. Demikian utk dimaklumi demi kebaikan masyarakat Paiker,” tegas camat.

Sementara Kapolsek Paiker Iptu Salfia Waldi membenarkan agar Pasar Kalangan Paiker sementara ini ditiadakan atau ditutup agar untuk mengantisipasi virus corona yang kabarnya sudah menyebar ke mana-mana.

“Mulai hari ini, Minggu sampai Jumat depan diberlakukan aturan kalangan di Pasemah Air Keruh disetop dulu sampai batas yang belum ditentukan hingga situasi aman. Jadi saya berharap semua pihak yang merasa terganggu atas ketidaknyamanan ini agar memaklumi keadaan karena hal ini menyangkut keselamatan kita semua,” harapnya. (Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Mencegah Lebih Baik Dari Pada Mengobati

Published

on

Caption : Penyemprotan cairan Disinfektan di Desa Karang Dapo Baru.

 

REL,Empat Lawang – Pemerintahan Desa Karang Dapo Baru Kecamatan Sikap Dalam melakukan penyemprotan cairan disinfektan di berbagai tempat di wilayah Desa nya.

Penyemprotan disinfektan guna memutuskan serta mengantisipasi mencegah penyebaran mata rantai wabah virus covid 19 yang saat ini telah menyebar di penjuru wilayah indonesia.

Kepala Desa Karang Dapo Baru Tasimul Qolbi mengatakan penyemprotan cairan disinfektan ini guna memutuskan penyebaran mata rantai wabah virus covid19.

“ya hari ini pemerintah Desa bersama unsur tripika kecamatan bersama sama mencegah penyebaran virus covid19 dengan menyemprotkan cairan disinfektan di wilayah Desa Karang Dapo Baru,”Kata Tasimul Qolbi.Selasa (31/3/20).

Masih dikatakan Tasimul,tempat penyemprotan dilakukan di tempat fasilitas umum dan rumah rumah warga.

“Seperti di tempat ibadah di masjid Raya,paud,musolah dan rumah rumah warga,”Ungkapnya

Kendati dirinya juga menghimbau masyarakat nya agar dapat mengantisipasi mencegah penyebaran virus corona ini.

“Karena mencegah lebih baik dari pada mengobati,maka dihimbau masyarakat dapat menuruti anjuran dari pemerintah,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending