Connect with us

Empat Lawang

Al-Azhar Berikan Bantuan

Published

on

Kepala Institut perguruan tinggi Al-Azhar beserta mahasiswa saat tiba di lokasi banjir bandang

 

 

#Semoga bermanfaat bagi korban

 

REL,Empat Lawang – Institut perguruan tinggi Al-Azhar  Empat Lawang menyalurkan bantuan kepada para korban banjir bandang tepat nya di lokasi Gunung Kembang Kabupaten Lahat.

Penyaluran bantuan tersebut tidak lain sebagai rasa simpati para Dosen, Staf dan mahasiswa untuk sedikit meringan kan beban para korban banjir bandang.

Kepala Institut Perguruan Tinggi Al-azhaar Lubuk Linggau Kemas Zulfakar,melalui Dosen Kampus C Tebing Tinggi,Pak Abu Dzarin,Pak Unseri,Pak Akri dan perwakilan dari mahasiswa Gusrimal Antoni yang ikut langsung meninjau ke lokasi banjir bandang yang melanda 17 desa di Kecamatan Kikim Timur merasa sangat perihatin dan ber-empati atas musibah yang menimpah warga kabupaten Lahat.

“Setelah kita melihat langsung ke lokasi seperti ini,ternyata ini benar-benar suatu musibah yang sangat luar biasa,bisa kita bayangkan,air sungai Kikim dan Sungai Saling begitu dahsyat nya menghancurkan rumah-rumah penduduk desa Gunung Kembang,Muara Danau,Pertikal Baru dan desa-desa lainnya, syukur Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,semoga dengan adanya cobaan ini,kita semua akan lebih meningkat nilai keimanan kita kepada Allah SWT,dan kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah banjir bandang,semoga diberikan kesabaran dan keikhlasan,dan bisa memetik hikmah kebajikan di balik musibah ini.”ungkap Abu Dzahrin.

Ia pun menambahkan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersinergi dan berpartisipasi,baik itu dalam wujud Moril maupun Matrial.

Sementara itu Kades Pertikal Baru Muchtar Majid yang menerima bantuan dari Institut perguruan tinggi Al-Azhaar Empat Lawang mengatakan bahwa atas nama masyarakat Pertikal Baru dan Pemerintah, mengucapkan ribuan terima kasih kepada para Dosen, mahasiswa, masyarakat Perumnas Budidaya (Mts Tebing Tinggi), Guru-guru SMP 5 dan semua pihak.

“Atas nama masyarakat Pertikal Baru dan Pemerintah,kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan kepada warga kami yang terkena musibah terdampak banjir bandang,bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat kami”Tukasnya.(Mg20).

Empat Lawang

25 Jam Mayat Muzaiyana ditemukan

Published

on

Caption : Suasana evakuasi maya Muzaiyana di Desa Landur Kecamatan Pendopo

 

*Muzaiyana ditemukan sudah tak bernyawa

REL,Empat Lawang – Muzaiyana (35) warga Desa Suka Dana Kecamatan Muara Pinang yang hanyut saat mengambil rebung pada hari minggu (23/2/20) sekitar pukul 15 : 00 wib,kini sudah di temukan dalam keadaan sudah tak bernyawa.

Pencarian dilakukan oleh warga bersama tim basarnas, BPBD,polri ,tni dan tagana dari pukul 06 : 00 wib dini hari membuahkan hasil,sekira pukul 15 : 40 Wib korban atas nama Muzaiyana di temukan di Desa Landur Kecamatan Pendopo.

Evakuasi korban belangsung dramatis,isak tangis kluarga korban tak tebendung kan ketika melihat mayat Muzaiyana terbujur kaku.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang Kuswinarto mengatakan korban atas nama Muzaiana yang hanyut (Kemarin) sudah di temukan dalam keadaan sudah tak bernyawa.

“Iya mayat korban sudah ditemukan sekira pukul 15 : 40 wib dipinggiran aliran sungai di Desa Landur Kecamatan Pendopo yang diperkiraan 6 km dari tempat kejadian,”Ungkapnya.Senin (24/2/20).

Terpisah Camat Muara Pinang Sapardina Joli mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah membantu melakukan pencarian korban dan semoga korban meninggal dengan khusnul khotima.

“Ya korban sudah di temukan dalam keadaan masih utuh dan selaku pemerintah Kecamatan Muara Pinang saya mewakili bupati Empat Lawang mengucapkan terima kasih atas bantuan Masyarakat, BPBD kabupaten, Basarnas, Polri-TNI tim Tagana dan seluruh yang membantu pencarian korban,”Ungkapnya.

Dan lanjut Joli,Semoga korban meninggal dengan Husnul Khotimah dan juga keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kesabaran dan ketabahan.

“Setelah selesai gali kubur ,Korban akan di makam kan hari ini juga di TPA Desa Suka Dana,”Jelasnya.

Bupati Empat Lawang H.Joncik Muhammad mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya salah satu warga diDesa Suka Dana Kecamatan Muara Pinang yang meninggal akibat hanyut di seret arus sungai lintang.

“Saya Sebagai Bupati Empat Lawang turut berduka cita atas meninggalnya Almarhuma Muzaiyana ,semoga beliau mininggal dunia dengan khusnul khotimah dan keluarga yang di tinggal agar diberi kesabaran dan ketabahan,”tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Muzaiana Hanyut Hendak Ambil Rebung

Published

on

Caption : Puluhan Warga Desa Suka Dana Saat mencari korban yang hanyut di Sungai Lintang.

 

*Sampai saat ini korban belum ditemukan

REL,Empat Lawang – Nasib naas yang dialami Muzaiana (35) Bin Bidin warga Desa Suka Dana Kecamatan Muara Pinang yang terjatuh disungai lintang hendak mengambil rebung.

Pantauan wartawan Rakyatempatlawang lapangan kronologi kejadian sekitar pukul 15 : 00 Wib.Minggu (23/2/20).

Nampak dilokasi puluhan warga bersama pihak polisi dan tni mencari korban hingga sampai malam hari.

Caption : Warga saat mencari korban di siang hari disungai lintang.

 

Diceritakan oleh Riduan salah satu keluarga korban,mengatakan Korban bersama anak nya Cindy (9) mengambil rebung,ketika korban mencabut rebung,korban terpelesat hingga jatuh ke sungai lintang dan hanyut terseret deras arus sungai lintang.

“Pas korban hanyut Anaknya sempat melihat dan ibunya melambaikan tangan menyuruh anaknya pulang meminta bantuan ke warga dan setiba nya warga di lokasi korban sudah tidak ada dan sampai saat ini pukul 23 : 00 Wib korban belum juga di temukan,”Kata Riduan.Minggu (23/2/20).

Namun,dirin nya berharap kepada pemerintah untuk memberikan bantuan ,mencari korban yang saat belum juga di temukan

Sementara Camat Muara Pinang Sapardina Joli saat dikompirmasi wartawan mengatakan membenarkan bahwa salah satu warga nya hanyut terseret arus deras sungai lintang dan pihaknya telah menghubungi BPBD empat Lawang untuk mencari korban yang hanyut.

“yan benar warga Desa Suka Dana Kecamatan Muara Pinang hanyut disungai lintang dan kita sudah hubungi BPBD Empat Lawang untuk meminta bantuan mencari korban yang hanyut dan Tim BPBD saat ini sedang meluncur ke lokasi,”Ujarnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang Kuswinarto memgatakan,sudah berkoordinasi dengan tim sar Sumsel satuan tugas pagar Alam dan mereka akan turun untuk mencari korban.

“Kendalanya jarak tim sar ke lokasi lumayan jauh jadi mereka sesuai SOP nya pencarian dilakukan disiang hari pada pukul 6 pagi dan malam ini tim sar sedang meluncur ke sekretariat BPBD dan akan di teruskan kelokasi korban hanyut,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Wakapolres : Jangan Gunakan Kenalpot Racing

Published

on

Caption : Tampak Suasana Razia KRYD yang di Pimpin Wakapolres Empat Lawang

 

REL,Empat Lawang – Menertibkan masyarakat untuk mentaati peraturan lalulintas dan kelangkapan berkendara bukan semudah membalikan telapak tangan.

Memang ada sebagian juga yang patuh akan aturan lalulintas dan berkendara dan ada juga sebagian enggan mentaati peraturan tersebut

Melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan yang sering disebut KRYD.Mapolres Empat Lawang mengerahkan puluhan personil gabungan untuk melaksanakan giat razia rutin setiap malam minggu dan malam libur di simpang tiga tugu duren Empat Lawang,Sabtu malam (22/2/20).

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto SIK, melalui Wakapolres Empat Lawang Kompol Dwi Utomo mengatakan,untuk mengantisipasi tindak kriminalitas dijalanan dan angka Laka lantas serta merazia kelengakapan berkendara pihak nya rutin melaksanakan giat KRYD di malam minggu dan hari libur

“Kita rutin razia setiap malam minggu dan malam ini kita mendapati tujuh unit R2 dan satu unit R4 jenis pick up warna hitam, Semuanya kita tilang,”Ungkap Kompol Dwi Utomo.Sabtu (22/2/20).

Dan lanjut Dwi,menegaskan bagi kendaraan R2 maupun R4 untuk tidak menggunakan kenalpor racing apabila terjaring razia maka pihak nya tak segan segan mencopot kenalpot tersebut.

“Saya tegaskan bagi pengendara jangan menggunakan kenalpot besar (Racing,Red),kalau nanti terjaring razia saya tidak segan segan melepas kenalpot nya,”Tegasnya.

Namun selaku Wakapolres Empat Lawang dirinya tetap menghimbau masyarakat agar melengkapi surat menyurat dan kelengkapan berkendara demi kenyamanan serta keamanan saat berkendara.

“Lengkapi Surat surat kendaraan,seperti STNK,SIM dan gunakan Helm saat berkendara yang berstandart Nasional Indonesia (SNI),demi keselamatan anda sendiri,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending