oleh

Akses Menuju Paiker Menggunakan Jembatan Darurat

REL, Empat Lawang – Pasca putusnya jembatan Ponton, yang nyaris membuat Puluhan ribu warga Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) terisolir tersebut. Saat ini jalaur penghubung antara Kecamatan Paiker dan Ulu Musi tersebut sudah bisa dilalui.

Meskipun hanya menggunakan jembatan darurat yang terbuat dari batang kayu kelapa dan papan, namun jembatan tersebut dapat membantu warga dikedua Kecamatan tersebut.

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad mengatakan, kalau jembatan Ponton yang putus tersebut merupakan satu-satunya akses jalan yang menghubungkan 15 Desa di Kecamatan Paiker.

“Sejak 20 Tahun terakhir, baru kemarin yang terjadi seperti ini. Dan saya sudah meninjau langsung jembatan yang putus sekaligus melihat Daerah alternatif yang bisa menghubungkan, yaitu Daerah air selimang Desa Talang Bengkulu itu yang bisa dilewati dan sudah saya perintahkan untuk gotong royong membuat jembatan darurat,” kata Joncik pada saat dibincangi wartawan dipendopoan Rumah Dinas Bupati Empat Lawang, Minggu (28/4).

Dan saat ini dilannjutkan Joncik, kendaraan roda empat sudah bisa melewati jalur yang menghubungkan Kecamatan Paiker tersebut, namun saat ini masih sangat terbatas.

“Darurat sekali jembatan itu terbuat dari pohon kelapa, itu gotong royong dan saya menyaksikan sendiri pembuatan jemabatan darurat itu dan Alhamdulillah tadi malam sudah bisa dilewati,” ujar Joncik.

Untuk korban jiwa dijelaskan Joncik, itu tidak ada tapi ada 5 Rumah warga yang hilang, 12 rusak dan 7 rusak berat, dan dirinya sudah memerintahkan Dinas Sosial dan BPBD untuk mengevaluasi penduduk yang kehilangan rumahnya sekaligus memberikan bantuan untuk mereka.

“Saya sudah laporakan kejadian ini ke pak Gubernur, terkait jembatan putus dan rumah warga yang hilang ini, dan pak Gubernur sudah merespon dan akan melaporkan ini kekementrian PUPR, untuk segera memperbaiki jembatan itu karena ini sangat vital,” jelasnya.

Dan pihaknya sambung Joncik, sudah mengusulkan ke balai besar dan sungai untuk memasang jembatan Belly untuk sementara waktu. Dan pihak balai besar sudah mengatakan siap dan akan menurunkan perangkatnya para petugasnya datang ke Empat Lawang untuk memasang jembatan belly tersebut.

“Kalau sekarang masih darurat hanya mobil kecil yang bisa lewat, tapi saya berharap jangan sampai terisolir dan semua kebutuhan bahan pokok masih bisa disalurkan di Pasemah Air Keruh itu. Dan saya sebagai Bupati Empat Lawang, saya sudah perintahkan semua OPD untuk Fokus menanganai persolan banjir ini,” pungkasnya (Mg20).

BACA JUGA