Connect with us

Empat Lawang

Air Sumur Bor DLH Empat Lawang Mengadung Garam

Published

on

ASIN : Kepala DLH Kabupaten Empat Lawang, Munfazir Ghozali (kiri) bersama Kabid Kebersihan, Arta Ujang (kanan) saat menujukan air asin sumur bor milik kantor DLH Kabupaten Empat Lawang, Kamis (27/12/2018).

REL, Empat Lawang – Pepatah “Asam di Gunung Garam di Laut” kali ini benar-benar terbantahkan. Pasalnya, hanya dengan kedalaman sekitar 40 meter, sumur bor air bersih milik kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Empat Lawang, berasa asin seperti air laut.

Padahal diketahui, letak geografis Kabupaten Empat Lawang berada di kawasan perbukitan dan jauh dari pantai, sangat tidak memungkinkan adanya resapan air laut yang berasa asin.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan secara ilmiah yang diterima Harian Silampari. Namun beberapa pegawai di lingkungan DLH Kabupaten Empat Lawang meyakini, jika air asin yang berasal dari sumur bor tersebut, berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit kulit seperti gatal-gatal, kudis dan sebagainya.

“Kalau dari penjelasan staf laboratorium DLH Kabupaten Empat Lawang, kandungan air sumur bor di kantor kita ini sudah jelas mengandung Natrium Clorida atau NaCl. Ini artinya, air tersebut jelas mengadung garam,” ungkap Kepala DLH Kabupaten Empat Lawang, Munfazir Ghozali saat menujukan air sumur bor milik kantor DLH Kabupaten Empat Lawang, Kamis (27/12).

Selain mengandung NaCl, air yang bersumber dari sumur bor di belakang kantor yang beralamat di Jalan Poros Tebing Tinggi – Pendopo (Jalan Noerdin Pandji) KM 7,5 Tebing Tinggi, tersebut, juga mengandung Belerang atau Sulfur (S). “Namun, kalau kita rasa, rasa asin garam itu mendominasi. Silahkan rasakan sendiri kalau tidak percaya,” kata dia menyarankan.

Kalau boleh menyebut, kata Munfazir, air sumur bor di kantornya itu merupakan air garam gunung. “Air garam ini berkhasiat untuk mengobati penyakit kulit. Kalau khasiat lain, saya belum tahu,” ujarnya.

Sementara, Kepala Bidang Kebersihan DLH Kabupaten Empat Lawang, Arta Ujang membenarkan air asin yang bersumber dari sumur bor kantor DLH Kabupaten Empat Lawang, berkhasiat menyembuhkan penyakit kulit.

“Saya sendiri yang rasakan. Beberapa jenis penyakit kulit yang saya derita, setelah rajin dibersihkan dengan air sumur bor itu, kini sudah sembuh,” ungkap Arta sembari menunjukan kulit tangannya yang disebutnya mengalami penyakit kulit. (12)

Empat Lawang

Sempat Tertimbun Jalan Penghubung di Bersihkan

Published

on

Caption : Nampak alat berat yang membersihkan sisa - sisa timbunan longsor di jalan penghubung Kecamatan Tebing Tinggi dengan Kecamatan Talang Padang.

REL,Empat Lawang – Jalan provinsi penghubung Kecamatan Tebing Tinggi- Talang Padang yang sempat tertimbun longsor beberapa waktu lalu sudah dibersihkan.

Jalan Provinsi tepatnya di Desa Gelangang itu tampak alat berat sedang melalukan pembersihan material tanah menimbun badan jalan.

Riki Rikardo (40) salah seorang pengendara sedang melintas mengatakan, jalan yang sempat tertimbun longsor susah bisa dilintasi, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Bagi pengguna kendaraan mobil sudah bisa lewat, di lokasi tidak ada material tanah lagi dijalan, tapi harus pelan-pelan, karena sisa material longsor berubah jadi lumpur,” kata Riko, kemarin (5/7)

Dengan dibersihkan nya tumpukan tanah longsor itu, ia berterima kasih karena akhirnya bisa melewati jalan itu.

“Alhamdulillah,bisa dilewati. Sebelumnya untuk pulang ke Talang Padang kami memutar arah melintasi jalan poros,” ucapnya

Kabid Jalan Dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Empat Lawang, Eko, mengatakan, pihaknya langsung terjun ke lokasi saat mendapat informasi adanya longsor di jalan tersebut.

“Ini langsung kita bersihkan, setelah tertimbun longsor beberapa waktu lalu. Saat ini akses jalan sudah mulai dilewati bagi pengendara,” katanya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kades Salurkan BLT DD Tahap III

Published

on

Caption : Tampak suasana pembagian BLT DD Desa Kembahang Baru

REL,Empat Lawang – Pemerintahan Desa Kembahang Baru Kecamatan Talang Padang salurkan bantuan langsung tunai (BLT DD) Tahap ketiga.

Pembagian yang disaksikan/awasi oleh pihak kecamatan Talang Padang,TNI – Polri,Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) berjalan dengan aman.

kepala Desa Kembahang Baru Nurhasanah mengatakan,ada sebanyak 107 kepala keluarga (KK) yang menerima BLT DD di Desanya.

“Setiap KK menerima sebesar 600 ribu,untuk tahap I,II dan III sudah kita berikan kepada penerima,”Ungkapnya.Kemarin (5/7).

Namun demikian,Lanjut Nurhasanah menghimbau bagi penerima BLT DD untuk dapat mempergunakan bantuan tersebut dengan seperlunya.

“Karena bantuan ini sifatnya sementara,bagi penerima gunakanlah bantuan ini untuk keperluan sehari hari demi mencukupi kebutuhan hidup,”Imbuhnya.

Sekedar informasi pembagian/penyaluran blt dd pada hari Jum’at kemarin (3/7/20) sekitar pukul 09 : 00 Wib.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

PLN Tak Bisa Tepati Janji,Dana Pembangunan GI Dipangkas

Published

on

Foto : Gardi Induk PLT Empat Lawang di Kawasan Talang Gunung

REL,Empat Lawang – Sirna sudah harapan yang dinanti nantikan oleh masyarakat Empat Lawang, untuk listrik terang benderang tidak byrpert lagi, Pasalanya, pembangunan lanjutan upaya penyelesaian Gardu Induk (GI) di Kabupaten Empat Lawang ditunda dan terancam mangkrak.

Sekedar informasi, beberapa bulan lalu pihak PLN bertemu dengan Bupati Empat Lawang, mereka (PLN,red) menjanjikan pada bulan Agustus mendatang, tepatnya pada hari kemerdekaan RI listrik di Empat Lawang terang benderang ikut merdeka. Namun, janjinya itu saat ini sirna sudah.

Ketua TIM Pembangunan Gardu Induk Empat Lawang, dari PLN ULP Sumbagsel Candra dikomfirmasi mengatakan, benar lanjutan pembangunan GI di Talang Gunung Empat Lawang itu ditunda akibat dari dampak Pandemi Virus Corona ini.

“Iya, pembangunannya ditunda, dananya dipangkas untuk Virus Corona ini,” ungkap Candra, Kemari  (4/7/2020) via telpn selularnya.

Dikatakannya, jika sebelumnya Pihak PLN menjanjikan pada bulan Agustus itu memang adanya. Namun apadaya karena corona ini semua program yang ada dicoret.

“Masayarakat diminta bersabar, ini bukan disengaja, kedepan akan kita usahakan lagi,” imbuhya.

Pihaknya kata ia, dalam waktu dekat akan mengupayakan lagi pembangunan jika kondisi pandemi ini sudah kembali normal.

“Kita berharap, covid ini cepat berlalu. Sehingga apa yang kita inggin kan pembangunan GI di Empat Lawang cepat terealisasi,” ujarnya.

Dalam waktu dekat pihaknya akan menyurati PLN pusat untuk berkordianasi lagi apa bila ada dana nya tetap akan dilanjutkan pembangunan GI itu.

Diberitakan sebelumnya, kepastian ditundanya pembangunan lanjutan GI itu akibat dari pemotongan anggaran dampak mewabahnya penyakit corona, sehingga dana dana termasuk pembangunan jaringan ini dipangkas.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending