Connect with us

Empat Lawang

Ada Air Terjun Obat Gatal-gatal dan Kolam Pemandian Isteri si-Pahit Lidah

Published

on

KUNJUNGI : Kepala Dinas Pariwisata Empat Lawang Mgs Nawawi tengah meninjau lokasi potensi wisata alam air terjun Cughup Degian di Desa Sawah Kecamatan Muara Pinang, Rabu (12/9).

REL, Empat Lawang – Dinas Pariwisata Kabupaten Empat Lawang, terus melakukan pendataan sejumlah potensi wisata alam di Kabupaten Empat Lawang.Tak terkecuali yang lokasi terdekat dengan Tebing Tinggi sebagai Ibukota kabupaten ini, wilayah kecamatan terluarpun didatangi dan didata keberadaannya, untuk dijadikan destinasi wisata baru di wilayah kabupaten yang memiliki slogan Saling Keruani Sangi Kerawati tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Empat Lawang, Mgs A Nawawi mengatakan, baru-baru ini pihaknya mengunjungi dua potensi wisata alam di Kabupaten Empat Lawang. Keduanya kata Wawi, memiliki potensi yang luar biasa jika dikembangkan. Kedua potensi wisata tersebut kata dia, berada di Desa Sawah Kecamatan Muara Pinang.

“Ada namanya, air terjun Cughup Degian di Desa Sawah Kecamatan Muara Pinang. Tingginya sekitar 50 meter dengan potensi alam sekitarnya masih asri,” kata Wawi saat dibincangi wartawan di Tebing Tinggi, Rabu (12/9).

Dikatakannya, berdasarkan cerita masyarakat sekitar, air terjun Cughup Degian, airnya berkhasiat mengobati penyakit gatal-gatal. Karena itu air terjun ini dapat direkomendasikan untuk pengobatan alternatif bagi penderita gatal-gatal, karena aliran air Sungai Degian, bermata air langsung dari bawah kaki Gunung Dempo.

“Air sungai Degian ini, mengandung belerang. Kalau kita cicipi, memang ada rasa belerang sangat baik untuk gatal-gatal untuk berendam di sana,” ujarnya.

Lokasinya, lanjut mantan Kabag Humas dan Protokol Kabupaten Empat Lawang tersebut, berjarak kurang lebih sekitar 2 kilometer dari Desa Sawah Kecamatan Muara Pinang. “Kalau jalan kaki, jarak tempuh kita cuma setengah jam,” imbuhnya.

Selain air terjun Cughup Degian, diapun menyebut di Desa Sawah Kecamatan Muara Pinang, ada kolam pemandian Puyang Putri Mayang Sari. Diketahui lanjut Wawi, Putri Mayang Sari merupakan isteri si Pahit Lidah, dari legenda rakyat Sumatera Selatan (Sumsel) yang cukup terkenal, si Pahit Lidah.

“Kolamnya memang tidak terlalu lebar. Hanya saja, airnya sangat jérnih dan menurut masyarakat sekitar, air di kolam itu tidak pernah kering dan tetap jernih meski dalam musim kemarau panjang,” jelasnya.

Jika lokasi Cughup Degian berjarak sekitar 2 kilometer dari Desa Sawah Kecamatan Muara Pinang, kata Wawi, kolam pemandian Puyang Putri Mayang Sari, hanya berjarak sekitar 50 meter dari desa tersebut. “Sangat mudah dijangkau dan kedepan akan kita dorong dan suport pemerintah desa setempat untuk mengembangkan potensi wisata alam tersebut,” tukasnya. (12)

Empat Lawang

Peduli Sesama ,Katua PCPM Paiker Berikan Bantuan Kepada Korban kebakaran

Published

on

Caption : Ketua PCPM Memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Kabupaten Lahat

REL,Empat Lawang – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) dan pemuda/i serta camat Pasemah Air Keruh memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Kabupaten Lahat tepatnya di Pasar Bawah yang terjadi pada hari Minggu Sore (4/10/2020) kemarin sekitar Pukul 15.10 WIB.

Insiden kebakaran itu setidaknya menghanguskan 81 Unit Rumah warga kawasan pasar bawah

Dengan kejadian itu mengetuk hati PCPM dan Pemuda – Pemudi di kecamatan Paiker untuk melakukan penggalang dana.

Ketua PCPM Paiker Juli Agustoni mengatakan bantuan kepada korban kebakaran di Kabupaten Lahat berupa uang tunai dan bahan pokok serta pakaian

“Bantuan dengan uang tunai sebesar 7 juta bahan pokok berupa beras sebanyak 400kg dan pakaian baju untuk anak akan dan dewasa,”Ucapnya.

Penyerahan bantuan lanjutnya langsung diserahkan kepada korban yang tertimpah musibah yang langsung diserahkan oleh camat dan pemuda pemudi peduli paiker.

“Camat dan istri beserta pihak puskesmas paiker dan pemuda/i yang langsung menyerahkan bantuan,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Bakar Lilin dan Ban,Akses Jalan Sempat Lumpuh

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption : H.Joncik Muhammad ketika temui puluhan massa di depan gedung pemkab Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Setelah menggelar aksi damai di depan gedung kantor DPRD Empat Lawang sekita pukul 11: 30 wib.

Puluhan massa dari gerak masayarakat Empat Lawang juga mendatangi gedung kantor pemerintahan kabupaten Empat Lawang. pukul 13 : 45 Wib.

Tujuan kedatangan puluhan massa ini tidak bedanya dengan tuntutan mereka kepada ketua DPRD Empat Lawang yang melayangkan 7 tuntuan kepada bupati Empat Lawang terhadap disahkannya UU Cipta Kerja Omnibus Law oleh DPR RI.

Bupati Empat Lawang memperlihatkan surat rekomendasi bersama perwakilan dari aksi damai yang telah di tandatangani

Aksi damai pun digelar didepan kantor bupati empat lawang dengan menyalakan lilin sebagai bentuk bahwa pemerintahan telah meninggal dunia,tak luput juga puluhan aksi damai juga membakar ban (Mobil) di jalan lintas provinsi yang mengakibatkan lumpuhnya akses jalan beberapa menit.

Aksi damai mulai merendah ketika Bupati Empat Lawang H.Joncik Muhammad menemui puluhan massa sambil meneriakan takbir yang juga di ikuti oleh puluhan massa.

“Allahhuakbar 3x,maaf saya baru bisa menemui adik adik,karena tadi saya sholat ashar dulu,

“dan kemarin bukannya saya tidak mau menemui kalian ,karena saya operasi mata (Katarak) namun 7 tuntutan adik adik sudah saya baca,”Kata Bupati

Dengan jiwa yang besar,iapun terharu melihat puluhan massa yang menyuarakan suara hak masyarakat demi kesejahteraan bersama.lanjutnya akan memberikan rekomendasi tentang 7 tuntutan massa dengan tercipta nya uu cipta kerja omnibus law.

“Saya akan merekomendasikan aspirasi adik adik serta menyampaikan 7 tuntutan ini ke Presiden,”Ungkapnya.

Dengan kesepakatan bersama surat rekomendasi dari bupati empat lawang dengan dilampirkannya 7 tuntutan dari aksi massa di tanda tangani dan di beri stampel dengan mengucapkan takbir bupati pun menandatanganinya.

Korlab aksi damai gerakan masyarakat empat lawang Tatang Apriansyah mengatakan aksi damai ini proses pengawalan dan hari ini membuahkan hasil.

“tuntutan kita it akan disampaikan kepusat,jadi mohon untuk rekan rekan umtuk mengawal bersama 7 tuntutan ini,apakah betul disampaikan ke pemerintah pusat atau tidak,Lanjutnya

“Untuk mekanisme pengirimannya,kalau untuk surat rekomendasi dari DPRD itu ditentukan oleh mekanisme DPRD dan surat rekomandasi dari bupati itu insyah allah dilakukan oleh mahasiswa atau pemuda,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Sempat Terjadi Aksi Dorong Dorong,Ketua DPRD Terima Aspirasi Massa

Published

on

Caption : Suasna saat terjadi aksi dorong mendorong antara massa dengan pihak kepolisian didepan gedung DPRD Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Puluhan massa dari gerakan masyarakat Empat Lawang menggelar orasi didepan Gedung DPRD Empat Lawang.Sekitar pukul 10 : 30 Wib.

Kedatangan mereka ini untuk yang kedua kalinya menuntut DPRD Empat Lawang dapat menyuarakan suara mereka ke DPR RI dengan dibuktikan penandatanganan diatas surat rekomendasi yang bermateraikan 6000.

Sempat terjadi aksi dorong mendorong antara massa dengan pihak kepolisian,

“Kami sudah menunggu selama 10 hari dan ternyata hari ini kami di tolak secara halus,”Ungkap Tatang Apriansyah Korlab Aksi Gerakan Masyarakat Empat Lawang saat menyampaikan orasinya.Jum’at (16/10).

Namun demikian,aksi damai yang dilakukan oleh puluhan pemuda pemudi Empat Lawang tetap berjalan lancar dan kondusif tanpa melakukan anarkis,

Kemudian,berjelang beberapa waktu ketua DPRD Empat Lawang menemui kembali puluhan massa dan menyetujui untuk menyampaikan aspirasi masyarakat ke DPR RI.

“Saya terima dan saya akan menyampaikan aspirasi aspirasi masyarakat ke DPR RI ,dan nanti surat rekom ini apakah saya sendiri yang mengirin lewat jasa pengirim atau adik adik sendiri,kalau mau menyuruh kami,akan kami kirim dan apabila adik adik sendiri yang mengirim silahkan,”Kata Persi,SE Ketua DPRD Empat Lawang saat menemui para aksi damai di depan gedung DPRD Empat Lawang.

Caption : Ketua DPRD Empat Lawang menandatangani surat rekomendasi dari aksi massa geraka masyarakat Empat Lawang.

Setelah itu,dengan disaksikan oleh semua para aksi damai dan lapisan masyarakat surat rekomendasi penolakan uu cipta kerja pun di tanda tangani oleh ketua DPRD Empat Lawang.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending