oleh

70 Unit Lapak akan Dibangun

REL, Empat Lawang – Sebanyak 70 unit lapak sementara untuk pedagang dipasar Pulau emass akan segera dibangun oleh Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten Empat Lawang.

Pembangunan lapak sementara tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk menjawab tantangan tentang permasalahan kondisi pasar Tebing Tinggi yang semerawut banyak pedagang kaki lima (PKL) yang membandel yaitu berjualan diatas trotoar dan berjualan di jemabatan pulau emas.

“Kalau tidak ada halangan Rabu (16/10/19). ini kita akan meletakkan batu pertama pembangunan lapak sementara,dengan lokasi didalam pulau emas bekas lapangan Empat Lawang Expo kemarin,”kata Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian dan Perdagangan AlMutholib didampingi Kabid Perdagangan Kamirun,senin (14/10/19).

Pihaknya, lanjut Mutholib saat ini sedang mendata jumlah pedagang yang akan direlokasi dan jenis jualannya agar nanti apabila pembangunan lapak tersebut sudah rampung maka akan disesuaikan penempatan para pedagang tersebut.

“Nanti para pedagang ini sesuai dengan yang dijualnya kalau ia pedagang ikan nanti akan pedagang ikan semua, kalau ia pwdagang ayam nanti isinya Pedagang ayam semua begitu juga kalau ia pedagang sayur mayur nanti akan di isi oleh pedagang sayur semua dengan tujuan agar nanti para pedagang bisa bersaing dengan sehat yaitu bersaing kwalitas dan harga tinggal konsumen yang menentekukan,”jelasnya

Masih dikatakannya, pihaknya tidak mau asal – asalan dalam menindak atau menertibkan para PKL yanh membandel tersebut, karena meraka membandel tersebut karena terpaksa dan mereka melakukan hal tersebut juga karena mencari sesuap nasi.

“Saya baru dilantik jum’at tadi menjadi kepala dinas sebelumnya sempat Plt , jadi kami tidak mau asal penertiban saja kalau hasilnya para pedagang tetal saja bandel, jadi dengan adanya bangunan lapak sementara nanti maka para PKL akan kita arahkan untuk berjualan di dalam , dan apabila masih saja membandel baru akan di tertibkan bersama dengan instansi terkait yaitu POL -PP dengan di Back Up Polisi,”tuturnya

Diakuianya, untuk melakukan penertiban agar pasar tertata rapi itu bukanlah hal yang mudah, perlu proses dan tahapan – tahapan serta dukungan dari semua pihak untuk mewujudkan pasar yang rapi dan tidak semerawut .

“Bertahap, selain didata para PKL juga kita beri himbauan agar nanti mereak tidak terkejut apabila di pindahkan kedalam, dan untuk yang berjualan dipasar lorong talang padang juga kita himbau dan akan di pindahkan juga kedalam pasar pulau emass,”jelasnya

Kalau sudah begitu, ujar Mutholib dirinya sangat optimis nanti kondisi pasar Empat lawang akan berubah dari yang tadinya terkesan semerawut akan menjadi lebih rapi dan tertata.

“Insha Allah, kedepan mudah – mudahan permasalahan pasar secara bergahap akan teratasi termasuk juga pasar tradisonal modern (PTM) yang berada di Pendopo juga akan ditata kembali,” tukasnya (Mg20).

BACA JUGA