Connect with us

Empat Lawang

6 Milyar Untuk 25 Desa, Akan Bangun Pamsimas

Published

on

Yendra Kardiansyah.

REL, Empat Lawang – Sebanyak 25 desa di Kabupaten Empat Lawang akan mendapat bantuan pembangunan sarana dan prasrana air minum dan sanitasi melalui program Penyedian Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tahun anggaran 2019.

Diketahui, program Pamsimas telah menjadi salah satu program andalan Nasional untuk meningkatkan akses penduduk perdesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Empat Lawang, Syarkowi Rasyid melalui Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Empat Lawang, Yendra Kardiansyah mengatakan, pada tahun anggaran 2019, pemerintah berencana melaksanakan kembali program Pamsimas. Tak terkecuali juga di Kabupaten Empat Lawang.

“Alhamdulillah, pada tahun anggran ini, kabupaten kita mendapat jatah pembangunan Pamsimas sebanyak 25 unit di 25 desa. Tentu saja, 25 desa itu memang belum pernah masuk ke program Pamsimas tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Yendra saat dibincangi wartawan di ruang tugasnya, Rabu (16/1).

Dikatakannya, rencana pembangunan Pamsimas di 25 desa tersebut, akan menelan total anggaran sekitar Rp6 milyar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Empat Lawang 2019. “Total anggarannya sekitar Rp6 miliyar untuk 25 desa yang akan dibangun Pamsimas tersebut,” imbuhnya.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai kepala satuan kerja (Satker) Pamsimas 2019 tersebut, penyedian air minum dan sanitasi berbasis masyarakat ini, ditargetkan tuntas sampai dengan 2022. Pihaknya sangat yakin, program Pamsimas di Kabupaten Empat Lawang, akan menyentuh seluruh desa yang ada di Kabupaten Empat Lawang, sehingga penyedian air minum dan sanitasi yang layak bagi masyarakat pedesaan dapat terpenuhi seluruhnya.

“Kita upayakan 140 desa yang ada di Kabupaten Empat Lawang, tersentuh program Pamsimas. Target kita, 2022 akan terpenuhi,” harapnya.

Sementara itu, Konsultan Distrik Koordinator Pamsimas Kabupaten Empat Lawang, Soemarsono membenarkan, untuk tahun 2019 ini 25 desa akan dibangun Pamsimas namun saat ini masih dalam pengajuan, sehingga masih terus berkoodinasi baik itu dengan Kepala Desa, Bappeda dan Dinas PU.

“Yah benar 25 desa di Empat Lawang akan dibangun Pamsimas dengan total dana 6 Milyar,” katanya. (12)

Empat Lawang

Asik Mancing Ikan Nujul Diciduk Polisi

Published

on

Caption : Tengah (Nujul) Saat diamankan di Mapolsek Tebing Tinggi

 

 

REL,Empat Lawang – Team Elang polres Empat Lawang bersama team Urban Polsek Tebing Tinggi berasil menangkap pelaku pencurian kotak amal yang selama ini meresahkan masyarakat.

Diketahui pelaku bernama Nujul Eko Santoso (27) Bin Resno warga Kampung Talang Jawa Kelurahan Jayaloka Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

Dari data yang dihimpun Nujul sudah berapa kali mencuri kotak amal di berbagai tempat diantaranya masjid jamii” Daarus Sa’aadah Kelurahan Pasar,masjid Al- Khoiriah Lorong Talang Padang,masjid Al Huda Tanjung Beringin dan masjid yang berada di Kampung Pensiunan Kecamatan Tebing Tinggi.

Sejauh ini dari data yang didapat kerugian di tafsir mencapai puluhan juta rupiah.

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto,S.IK melalui Kapolsek Tebing Tinggi Kompol Hardiman mengatakan dari informasi yang di dapat,bahwa pelaku spesialis masjid berada di jembatan kereta api yang sedang memancing ikan.

” Ya benar tersangka di tangkap tim gabungan polres Empat Lawang bersama polsek Tebing Tinggi, yang pada saat itu tersangka sedang memancing ikan dijembatan kereta api,”Kata Kompol Hardiman,Kemarin (30/3/20).

Disaat dilakukan penangkapan tersangka Lanjutnya,tidak melakukan perlawanan dan tersangka mengakui semua perbuatannya, ia pun menjelaskan barang bukti yang diamankan yakni 1 (satu) Buah Kipas Angin ,1 (satu) buah payung dan 2 (satu) buah celana Kolor.

“Tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Tebing Tinggi untuk ditindak lanjuti, tersangka dikenakan kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan tersangka dikenakan pasal 363 KUHPidana dengan acaman hukuman diatas 5 tahun penjara,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Inilah Penjelasan Istilah ODP,OTG dan PDP

Published

on

Caption : Jubir gugus tugas penanganan covid19 Empat Lawang

 

Mungkin sebagian masyarakat maupun orang banyak belum mengetahui apa itu istilah OTG,PDP,ODP dalam kasus penyebaran wabah virus Covid 19 (Virus Corona).

>>>PADRI SATIAWAN<<<

REL,Empat Lawang – Istilah tersebut beredar dikalangan masyarakat,akan tetapi masih banyak yang belum mengetahui apa arti dan maksud dari istilah itu.

Dari obrolan wartawan Rakyat Empat Lawang (REL),bersama Juru bicara gugus tugas penanganan covid19 Kabupaten Empat Lawang,Dokter Arga Sena Setiawan mengatakan istilah ini sudah beredar dikalangan masyarakat tetapi tidak sedikit yang mengerti dan memahami arti dan maksudnya.Minggu (29/3/20).

Dari penjelasan Juru Bicara penanganan virus covid 19 Empat Lawang mengatakan Orang Tanpa Gejala disingkat menjadi (OTG), Orang Dalam Pemantauan disingkat (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan disingkat (PDP)

Untuk penetapan status Orang tanpa gejala (OTG) riwayat perjalanan atau riwayat kontak positif, tanpa ada gejala

Sedangkan Orang dalam Pemantauan (ODP), riwayat perjalanan atau riwayat kontak positif ditambah satu dari gejala demam atau riwayat demam, batuk/pilek/sakit tenggorokan, sesak napas.

Sementara Pasien dalam pengawasan (PDP) riwayat perjalanan atau riwayat kontak positif,Ada gejala Demam (wajib ada) ditambah salah satu dari batuk/pilek/sakit tenggorokan, sesak napas.

Namun demikian,iapun menghimbau masayarakat agar tidak panik dengan kondisi saat,tetapi tetap waspada dan turuti anjuran pemerintah demi kebaikan kita bersama.

“Jaga kesehatan,jaga kebersihan dan luangkan waktu untuk berjemur serta turuti arahan atau anjuran pemerintah,kalau bukan dari kita yang memulai siapa lagi ,sayangi tubuh kita,kluarga dan orang terdekat,peran aktif masyarakat saat di butuh dalam pemutusan penyebaran wabah virus covid 19 (Virus Corona) ini,”Tutur Arga,(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Tak Ingin Warganya Terjangkit Virus Corona,Kades Semprot Cairan Disinfektan

Published

on

Caption : Kepala Desa Karang Dapo Lamo Semprotkan Cairan Disinfektan di Wilayah Desanya

 

REL,Empat Lawang – Tak ingin melihat warga desanya terjangkit virus covid19 yang saat ini tengah mewabah.

Pemerintahan Desa Karang Dapo Lama Kecamatan Sikap Dalam Kabupaten Empat Lawang bersama sama unsur tripika menyemprotkan cairan disinfektan di wilayah desa Karang Dapo Lama Minggu,(29/3/20).

Kepala Desa Karang Dapo Lama mengatakan,bersama pemerintah Desa, BPD dan linmas desa melakukan penyemprotan cairan desinfektan guna mengantisipasi covid 19.

“Ya giat penyemprotan ini diduukung oleh pihak kepolisian,TNI, camat dan pihak puskesmas juga ikut serta dalam penyemprotan hari ini 29 -3 _2020,
Semoga dalam penanggulangan virus covid 19 ini dapat berguna bagi masyarakat, baik kesehatan dan keamanan,”Ungkap Pausu.

Selain itu Pausu juga mengajak masyarakatnya untuk bersama sama memberantas penyebaran Virus covid 19 ini agar tidak mewabah.

“Mari sama sama kita Berantas virus Corona ini karena dengan bersama sama kita pasti bisa,”Ajaknya.

Masih dikatakan Pausu Penyemprotan ini atas inisiatif Kepala Desa dan kerjasama perangkat desa.Adapun titik lokasi penyemprotan yakni tempat tempat fasilitas umum hingga tempat ibadah dan di harapkan desa lain dapat melakuka hal yang sama demi memutuskan rantai penyebaran viris Covid19.

“Atas inisiatif kepala desa ,selaku ketua forum semoga desa lain nanti nya juga dapat melaksanakan hal serupa dan ini berkat kerjasama kepala desa, perangkat desa, BPD dan linmas.
Pusat penyemprotan terutama, rumah ibadah, mushollah, sekolah, Paud, tokoh tokoh dan rumah warga desa Karang Dapo Lama,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending