Connect with us

Empat Lawang

35 Caleg Diberikan Pembekalan

Published

on

PEMBEKALAN : Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Demokrat se Kabupaten Empat Lawang, diberi Pelatihan dan Pembekalan.

REL, Empat Lawang – Sebanyak 35 Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Demokrat se Kabupaten Empat Lawang, diberi Pelatihan dan Pembekalan Calon Anggota Legislatif Partai Demokrat Kabupaten Empat Lawang, di Hotel Zulian Transit Tebing Tinggi.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Empat Lawang Herman Rhasul Yunus, mengatakan pembekalan ini bagian dari pemahaman tentang Pemilu dan Startegi Caleg Partai Demokrat dalam merahi dukungan masyarakat, dan pemahaman tentang sistem penghitungan suara Sainte Lague.

“Dan sengaja kita lakukan pelatihan ini lebih awal dari parati-partai yang lain, karena kita menginginkan para caleg Partai Demokrat ini sudah ada Ilmu nya masing-masing dari pelatihan ini, karena target kita 8 kursi di Pemilu 2019 mendatang,” kata Herman Rhasul dihadapan para Caleg Partai Demorat Kabupaten Empat Lawang.

Dijelaskan Herman Rhasul Partai Demokrat akan menunjukan jati dirinya yang sebenarnya, kalau Parati Demokrat betul-betul ada di Kabupaten Empat Lawang ini.

“Sejak pendaftaran ke KPU sampai sekarang kita sudah resmi menjadi peserta Pemilu 2019, dan tidak bisa mundur lagi karena sudah DCT, karena jika mundur maka akan merugikan Parati Demokrat,” jelasnya.

Dirinya lanjut Herman Rhasul, mengucapkan terimaksih karena telah memilih Partai Demokrat dan Partai Demokrat tidak akan curang dalam pemilihan, tidak akan menyimpang dari aturan yang ada

“Kita berjuang untuk Empat Lawang, tegakan dengan nian untuk membangun Kabupaten Empat Lawang. Pasanglah niat kita dengan baik, jangan berpikir gaji Dewan itu besar, karena gaji besar itu bisa menggelincirkan kita,” ucapnya.

Insallah sambung Herman, jika memiliki niat yang tulus maka tuhan akan mengambulkan semuanya, dan setelah pelatihan memulailah terjun kelapangan, berjuang dan berdoa.

“Silahkan para Caleg ikuti perkembangan Politik buka di Tv, Internet, karena itu sumber ilmu informasi untuk kita terjun kebawah. Dan Insaallah Paratai Demokrat akan merebut kembali kemenangan di Pemilu 2019,” tegasnya.

Sementara itu perwakilan DPD Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan Holda, mengaku dulu Partai Demokrat sulit untuk mencari kader-kader yang bagus, calon-calon yang bagus.

“Tapi saat iji begitu muda Partai Demokrat mencari kader-kadernya untuk dijadikan calon anggota legislatif Partai Demokrat 2019-2024,” ungkap Holda.

Holda mengajak kader-kader Paratai Demokrat khususnya yang kader Partai Demokrat Kabupaten Empat Lawang, untuk mendekati masyarkat, agar bisa memilih Partai Demokrat dengan bijak dan cerdas.

“Pasang satu target, jangan pernah ada kecurangan, tunjukan kepada masyarakat kalau kita bisa menang tanpa ada kecurangan. Dan ingatlah dimanapun kita berada jika semangat juang kita seperti ini Insaallah kita akan menang di Pemilu 2019 mendatang,” pungkasnya (Mg01).

Empat Lawang

SMK,SMA Se-Sumsel Serah Terimah Jabatan

Published

on

Foto : PADRI / REL Caption : Penandatanganan serah terimah jabatan

REL,Empat Lawang- Setelah dilakukan pelantikan dan pengukuhan beberapa hari lalu, seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) SMA, SMK dan SLB SE Kabupaten Empat Lawang, melakukan serah terima jabatan (Sertijab), Rabu (16/9) di aula gedung SMK Negeri 1 Empat Lawang.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Riza Pahlevi, melalui Kasi Kurikulum Bidang SMK, Awaludin mengatakan, mutasi jabatan merupakan dinamika yang biasa sebagai abdi negara. Selain itu, mutasi juga dilakukan dalam rangka memperkaya pengalaman bertugas serta penyegaran suasana kerja.

“Dengan potensi dan integritas yang dimiliki oleh masing-masing Kepsek, hendaknya bisa mengembangkan inovasi dan kreatifitas untuk kemajuan sekolah,” ungkap Awaludin saat membacakan sambutan Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.Rabu (16/9).

Awaludin juga menambahkan, sebagai seorang Kepsek, harus mengedepankan etika moral dan kejujuran serta selalu berkoordinasi dengan pimpinan dan bawahan. “Ciptakan suasana yang kondusif di sekolah, dengan saling menjaga rasa asah, asih dan asuh,” imbuhnya.

Masih menurut Awaludin, tugas dan tanggungjawab kita saat ini semakin berat. Makanya fighting spirit harus dilakukan, dengan memberdayakan SDM staf yang ada. “Kita tidak bisa sendirian atau One Man Show dalam melaksanakan amanah ini, staf yang ada harus diberdayakan semaksimal mungkin,” ujarnya seraya berharap, seluruh Kepsek yang ada di Empat Lawang bisa membawa perubahan yang lebih baik, dalam dunia pendidikan di Provinsi Sumatera Selatan.

Ditempat yang sama, Ketua MKKS SMK Kabupaten Empat Lawang, Saipul Efendi, mengajak seluruh Kepsek yang ada supaya memegang teguh amanah yang diberikan tersebut untuk membangun sekolah.

“Kita sama-sama menyadari dan yakin, amanah yang diberikan ini adalah salah satu bentuk ibadah. Untuk itu, mari kita jalankan amanah ini dengan baik,” ungkap Saipul.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Dinsos : Belum Terima Surat Resmi Kemensos

Published

on

Foto : Ilustrasi

REL,Empat Lawang – Pasien positif corona atau covid-19,baik yang meninggal dunia maupun yang telah sembuh dari virus corona,mendapatkan santunan dari pemerintah pusat melalui kementrian sosial Republik Indonesia.

Dikutip dari situs resmi kemensos RI ,kemensos ri memberikan santunan kepada pasien yang meninggal dunia positif corona sebesar 15 juta kepada ahli waris sedangkan pasien yang sembuh akan diberikan santunan jaminan hidup.

Dengan persyaratan menyertakan surat keterangan dari rumah sakit/puskesmas atau dinas kesehatan setempat bahwa yang bersangkutan adalah korban covid-19.

Untuk diketahui, saat ini pasien positif corona di kabupaten Empat Lawang berjumlah 11 orang dengan rincian 2 orang meninggal dunia ,8 orang dinyatakan sembuh dan 1 orang masih dalam proses isolasi mandiri

Sementara itu,Plt.Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Empat Lawang Eka Agustina mengatakan,Sampai saat ini belum mendapatkan info atau pun surat resmi dari kemensos.

“coba tanya BPBD ( sekretariat tim gugus ) atau Dinkes,sebab belum dapat info atau surat resmi dari kemensos dan saya telpon kadinsos provinsi (Palembang) juga belum pernah dapat,”Ungkapnya saat di hubungi melalui pesan singkat whatsapp.Senin (7/8).

Mungkin lanjutnya,kabid perlimbansos yang mendapatkan info tersebut.

“Untuk sampai saat ini saya belum,saya tanya kabid perlimbansos dulu mungkin di kabidnya ada info tentang ini karena saya masuk menjadi PLT kadinsos itu terhitung mulai bulan Mei,”Katanya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Masyarakat Keluhkan Isu yang Beredar

Published

on

Foto : Ilustrasi 

REL,Empat Lawang – Masyarakat dikeluhkan beredarnya informasi yang menyatakan bahwa penggunakan orgen tunggal dan pelaksanaan resepsi pernikahan dilarang kembali oleh pemerintah daerah Kabupaten Empat Lawang.

Sebelumnya,melalui surat edaran bupati nomor : 360 /254/SE/BPBD/2020, telah memperbolehkan masyarakat yang ingin menggelar acara resepsi pernikahan dan penggunaan orgen tunggal.

Namun,dalam sepekan ini,beredarnya isu yang menyatakan penggunaan OT dan pelaksanaan resepsi pernikahan ditutup (Tidak diperbolehkan lagi ) kembali.

“Yang saya dengar minggu kemarin,kabarnya itu sekitar bulan 9 dan bulan 10 tidak diperbolehkan lagi,”Ungkap AA yang tak ingin namanya dimuat di media,Minggu (6/8).

Kalau memang ditutup kembali,ia merasa kasihan kepada pemilik usaha OT maupun pelaminan,sedangkan pendapatan mereka hanya mengandalakan masyarakat yang ingin melaksanakan hajatan,dengan menyewa orgen tunggal dan pelaminan.

“Kalau ditutup kembali mereka mau makan apa,sementara ingin berkebun mereka tidak punya lahan,”tuturnya.

Iapun berharap agar pemerintah bisa mempertimbangkan hal tersebut.

Sementara Ketua gugus tugas covid-19 Empat Lawang H.Joncik Muhammad melalui Sekretariat gugus tugas covid-19 Kuswinarto,SE.M.Si mengatakan masyarakat jangan termakan isu isu yang belum jelas kebenarannya.

“berpedoman dengan surat edaran (SE) bupati Empat Lawang,bagi masyarakat yang melaksanakan pelaksanaan resepsi pernikahan dan penggunaan orgen tunggal harus memenuhi prosedur serta mematuhi syarat syarat dari surat edaran bupati tersebut,”Kata Kuswinarto.

Yang mana masih dikatakan Kuswinarto,pelaksanaan dan penggunaan orgen tunggal harus menerpkan protokol kesehatan dan mematuhi semua prosedur prosedur yang tertera di surat edaran bupati.

“Di point 13 dalam surat edaran bupati ,bagi masyarakat yang melanggar serta tidak mematuhi surat edaran tersebut dapat dikenakan sanksi yakni teguran oleh pihak berwajib dan penghentian pelaksanaan acara oleh pihak berwajib,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending