Connect with us

Empat Lawang

312 Guru Ngaji Terima Insentif

Published

on

BAGIKAN : Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad membagikan insentif guru ngaji kepada salah perwakilan guru ngaji di Masjid Al Barokah Pemkab Empat Lawang, Rabu (18/12).

REL, Empat Lawang – Sebanyak 312 orang guru ngaji dari sejumlah daerah yang ada di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati menerima dana insentif dari Pemkab Empat Lawang. Wujud perhatian Pemkab Empat Lawang ini diberikan secara simbolis langsung oleh Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, Rabu (18/12).

Kepada sejumlah awak media usai acara yang digelar di aula Pemkab Empat Lawang itu, Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad menegaskan, pendataan guru ngaji di Tempat Pengajian Alquran (TPA) ataupun di rumah ini dilakukan tidak tebang pilih. Tidak ada pembeda guru ngaji yang ada, begitu pula insentif yang diterima. Apalagi hanya karena perbedaan pandangan politik ataupun lain dukungan.

“Untuk tahun ini, pemerintah baru mampu menganggarkan sebanyak 312 orang guru ngaji. Insentifnya juga belum seberapa, 200 ribu rupiah perbulannya. Ya, semua sama, jangan karena like an dislike, nanti kita minta Bagian Kesra untuk melakukan pendataan lagi,” ungkapnya.

Dikatakannya, program pemerintah yang memang sudah merupakan visi dan misinya, akan terus dijalankan, bahkan kedepannya akan lebih ditingkatkan lagi, baik jumlah penerima ataupun nominalnya. Hanya saja, keterbatasan anggaran, apalagi pendapatan daerah tahun 2020 lebih kecil dari 2019, karena banyak hal pengurangan.

“Hal ini kita lakukan, sebagai wujud perhatian pemerintah kepada orang yang telah banyak berkorban, terutama waktu untuk mencerdaskan anak-anak di bidang agama, khususnya baca alquran ini. Meskipun, dengan keterbatasan anggaran, kita akan terus berupaya agar program ini terus berjalan, bahkan kedepan akan ditingkatkan lagi,” tuturnya.

Lebih jauh, orang nomor satu di Empat Lawang ini, sesuai dengan visi dan misi, Empat Lawang MADANI, di bidang agama akan terus ditingkatkan. Hal ini merupakan pembangunan karakter dan mental masyarakat Empat Lawang. Karena pembangunan harus di berbagai lini, tidak hanya materil, tapi juga spirituil,” imbuhnya.

Karenanya, tambahnya lagi, kedepan untuk peningkatan program keagamaan, Pemkab Empat Lawang juga akan membangun yayasan dan pesantren. Bahkan, sudah menyiapkan lahan untuk pembangunannya nanti.

“Kita sudah menyiapkan lahan seluas 50 hektar untuk membangun pesantren. Makanya, kita mengharapkan do’a dari para guru ngaji dan dukungan seluruh lapisan masyarakat untuk lebih baik lagi,” harapnya. (mg20)

Empat Lawang

Usai Bunuh Kekasih,Hengki Lari Ke Kampung

Published

on

Caption : Hengki menyerahkan diri di Mapolres Empat Lawang

 

RELEmpat Lawang – Setelah Sempat Kabur selama 5 hari pulang ke desanya, Hengki (36) buruh bangunan, seorang pria berstatus duda, warga desa Batu Raja Baru, Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang, dengan diantar pihak keluarga menyerahkan diri ke Mapolres Empat Lawang, Rabu (01/04/20).

Dihadapan Polisi, Hengki mengaku bahwa dirinya telah melakukan pembunuhan terhadap seorang wanita bernama Nia Paramitha (40) janda, warga kota Banjarmasin Propinsi Kalimantan Selatan, yang tak lain merupakan kekasihnya, pada Jumat (27/03/20) lalu disebuah kontrakan di kawasan jalan Kemuning 3 babakan Mustika Sari 1 kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi.

Pengakuannya, sebelum terjadinya peristiwa pembunuhan itu, korban Nia Paramitha datang ke kontrakannya sekitar pukul 16.00 WIB, dengan maksud meminta sejumlah uang, karena tidak ada uang pelaku tidak bisa memenuhi permintaan korban, merasa permintaannya tidak dipenuhi tiba tiba korban langsung menampar dan menendang pelaku hingga membuatnya emosi.

“Saat itu saya lagi makan dikontrakan, Dia (Nia Paramitha) datang bermaksud meminta uang sebesar 1 juta rupiah, karena tidak ada uang saya pun tak bisa memenuhi permintaannya, tiba tiba dia (korban) langsung menampar dan menendang, karena emosi dan khilaf saya ambil kain yang dipakai korban dan langsung saya lilitkan kelehernya, hingga korban tewas,”akunya.

Menyadari kekasihnya tewas ditangannya, pelaku pun panik dan pada hari sabtu (28/03/20), sekitar pukul 05.00 pagi pelaku kabur pulang ke desanya di kabupaten Empat Lawang.

Namun sebelum kabur pelaku sempat meninggalkan secarik kertas bertuliskan nomor telepon keluarga korban.

“Semalaman aku menangis di samping jenazahnya, menyesali apa yang sudah terjadi, sebelum pulang ke desa aku tuliskan nomor telepon keluarganya di secarik kertas disamping jenazah korban,”sesal Hengki

Diceritakan pelaku awal mula berkenalan dengan korban Nia Paramitha lewat media sosial facebook, sekitar bulan maret 2019 lalu.
Dari seringnya chating di medsos akhirnya keduanya bersepakat untuk bertemu dan dengan dibiayai pelaku pada bulan agustus 2019, korban pun pergi bertolak dari banjarmasin menuju jakarta.

“Aku kenal korban lewat facebook, berawal dari seringnya chating chatingan akhirnya kami berdua sepakat ingin berjumpa dan disepakatilah pada bulan agustus 2019 untuk bertemu di Jakarta, dengan sebelumnya saya transfer uang sebesar 3,3 juta rupiah untuk tiket pesawatnya,”kenang Hengki

Kini sambil menunggu proses hukum selanjutnya karena TKP nya berada di Kota Bekasi, Pelaku untuk sementara waktu diamankan di Mapolres Empat Lawang.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Masih Menunggu Keputusan Menteri

Published

on

Caption : DAIROBI

 

REL,Empat Lawang – Pihak PLN Rayon Tebing tinggi saat ini masih menunggu peraturan dan keputusan dari kementrian ESDM (Energi Sumber Daya Mineral) untuk mekanisme dan prosedur mengenai penggratisan tagihan Listrik.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo dalam Konferensi Pers nya , selasa (31/3) mengumumkan langkah yang diambil oleh Pemerintah mengingat dampak dari wabah virus corona Salah satunya adalah membebaskan kewajiban pembayaran tarif listrik, alias gratis untuk pelanggan di golongan 450 VA dan golongan 900 VA hanya membayar 50 persennya saja dari total tagihan.

“Iya , kita tentunya mendukung kebijakan pemerintah, namun kita masih menunggu peraturan dan keputusan kementrian ESDM untuk mekanisme dan prosedurnya,”kata Dairobi Manager PLN Rayon Tebing Tinggi,Rabu (1/4)

Dikatakannya, dengan adanya kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat akibat dampak pandemi global covid – 19 yang mengakibatkan lesunya perekonomian, Program pembebasan tagihan dan keringanan tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyarakat.

“Apa yang dilakukan oleh pemerintah itu tidak lain guna meringankan beban dari rakyat Indonesia,jadi kita tunggu saja mekanismenya,”katanya

Sementara, Mar salah seorang ibu rumah tangga di Tebing Tinggi mengaku senang kalau memang benar tagihan listrik akan di gratiskan selama tiga bulan kedepan, karena akan bisa mengurangi beban ekonomi keluarga yang kian hari semakin sulit.

“Alhamdulillah, kalau memang benar digratiskan, biasanya setiap bulan itu tidak kurang dari 100 ribu digunakan untuk membayar listrik tapi kalau gratis tentunya bisa dialihkan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga lainnya, apalagi sekarang ini harga karet anjlok akibat pengepul banyak yang tidak membeli , kami masyarakat kecil tentunya sangat merasa di rugikan,”katanya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Jangan Panik,Namun Tetap Waspada

Published

on

Caption : Kades Bersama instansi terkait berfose bersama,

 

REL,Empat Lawang – Untuk memutuskan mata rantai penyebaran wabah virus covid 19,berbagai upaya telah di lakukan pemerintah untuk mencegah masuk nya di wilayah desa.

Bersama pihak kecamatan Sikap dalam, Kapolsek Ulu Musi, Koramil Ulu Musi, Kepala Puskesmas Sikap Dalam, Perangkat desa, BPD, Ketua PKK desa, Linmas, Karang Taruna dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya berpartisifasi dalam melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan.

“Pemerintah desa dan unsur tripika berserta warga melakukan penyemprotkan cairan disinfektan ditempat yang diduga rawan, seperti rumah ibadah, Sekolah-sekolah, warung sembako, dan rumah-rumah khususnya tempat tinggal warga yang baru pulang dari luar Empat Lawang,”Ungkap Asoni Kepala Desa Tapa Baru.Rabu (1/4/20).

Masih dikatakan Asoni menghimbau warganya agar tetap menjaga kesehatan dan jangan panik namun tetap waspada.

“Masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik serta senantiasa selalu menjaga kebersihan dengan mencuci tangan menggunakan sabun, kosumsi gizi seimbang, perbanyak makan sayuran dan buah-buahan, gunakan masker bila sedang batuk atau pilek, hindari bersentuhan kulit, rajin berolahraga dan istirahat yang cukup,”Jelasnya

Asoni juga mengatakan apabila ada gejala seperti batuk,pilek dan sesak nafas segera hubungi puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Sementara Camat Sikap Dalam Zulian S,Ip dalam pengarahannya menyambut baik dan berterima kasih pemerintah desa dan masyarakat yang mampu bekerja sama dalam pencegahan berkembangnya covid 19 didesa Tapa Baru ini.

“Diharapkan agar masyarakat tidak melakukan pembelian dan menimbun kebutuhan masyarakat secara berlebihan yang bisa bersampak kelangkaan dan kenaikan harga yang tidak signifikan,”Pintanya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending