Connect with us

Empat Lawang

26 Desa Tak Lama Lagi Menikmati Air Bersih

Published

on

TANDA TANGAN : Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wisnu Wasdana menandatangai Perjanjian kerja sama (PKS) pembangunan fasilitas Pamsimas diaula Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kamis (5/7).

*  19 Desa Bantuan APBN dan 7 Desa Bantuan APBD

 

REL, Empat Lawang – Sebanyak 26 desa di 6 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Empat Lawang, mendapat bantuan pembangunan fasilitas penyedian air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) tahun anggaran 2018.

Penandatanganan Perjanjian kerja sama (PKS) pembangunan fasilitas Pamsimas antara 26 desa tersebut dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Empat Lawang, telah dilakukan di aula Kantor Dinas PU dan Penataan Ruang Kabupaten Empat Lawang, Kamis (5/7).

26 desa tersebut rinciannya, 19 desa akan dibantu melalui APBN, 5 desa baru penerima yang akan mendapatkan bantuan dari APBD dan 2 desa yang pernah mendapatkan pembangunan serupa (desa pasca) yang akan mendapatkan bantuan dari APBD.

Konsultan Distrik Koordinator Pamsimas Kabupaten Empat Lawang, Soemarsono mengatakan, penandatanganan perjanjian ini merupakan tindak lanjut dari hasil perencanaan yang sudah selesai dilakukan beberapa bulan lalu. Tertundanya penandatangan kerja sama ini, karena tertundanya daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) yang belum terbit dan baru terbit pada Jum’at lalu.

“Karena DIPA-nya sudah terbit, artinya segala persyaratan sudah terpenuhi dan siap keproses ketahap berikutnya yaitu penandatangan perjanjian kerjasama atau kontrak,” jelas Soemarsono.

Penandatangan perjanjian atau kontrak, kata dia, merupakan simbol bahwa desa tersebut sudah siap menjalankan semua kegiatan, walaupun belum ada pengajuan bantuan dana, namun desa sebut dia, sudah memiliki sumber dana lain seperti bantuan masyarakat yang berbentuk incash yang dapat digunakan dalam bentuk pelatihan, sembari menunggu pemgajuan termin dana dari pemerintah.

“Incash merupakan kontribusi masyaraka berupa uang tunai, nilainya 4 persen dari pagu dana bantuan. Incash sebagai bukti bahwa masyarakat butuh dengan pembangunan Pamsimas dan simbol bahwa nantinya masyarakat merasa memiliki pada bangunan yang akan dibangun itu,” urainya.

Dijelaskannya, untuk dapat melakukan penarikan dana bantuan pembangunan Pamsimas, desa penerima harus memenuhi Incash terlebih dahulu yang jumlahnya telah dirincikan. “Jumlah Incash yang harus disediakan berbeda-beda sesuai pagu bantuan bagi desa itu masing-masing,” imbuhnya

Setiap desa lanjut Soemarsono, pada dasarnya berhak mendapatkan bantuan kegiatan Pamsimas, namun harus memenuhi persyaratan antaralain rawan air minum. “Kalau tidak rawan takutnya fasilitas yang sudah dibangun justru terbengkalai tidaj digunakan. Sementara ada beberapa desa yang belum kebagian,” ujarnya.

Selanjutnya, desa pengaju bantuan kegiatan Pamsimas, juga harus membuat surat minat yang isinya salah satunya siap menyedikan Incash, menyedikan bantuan kontribusi masyarakat berbentuk tenaga dan material dan penyertaan anggaran dari APBDes 10 persen. “Kalau persyaratan itu sudah ada, nanti ada fasilitator yang siap memfasilitasi desa. Dan yang paling perlu, desa harus membuat proposal,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pamsismas M Mauludin mengatakan, setelah menungu dan melalui proses yang begitu panjang akhisrnya Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) telah terbit untuk itulah para sengaja diundang koordinator kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) dari 26 Desa dari dalam rangka penandatanganan PKS antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)

“Dengan kata lain setelah ditandatangani PKS ini artinya pelaksanaan dari Rencana Kerja Masyarakat (RKM) ataupun pelaksanaan kegiatan pamsismas di desa segera dilakukan,” kata Mauludin.

Masih kata Mauludin, Perjanjian kerja sama ini berlaku selama 120 hari terhitung semenjak ditandatangani PKS ini. “Kami himbau yang terlibat dalam seluruh kegiatan Pamsismas agar kerjasama dengan semua pihak agar dapat tercapai seluruh kegiatan dalam RKM,” imbaunya. (12).

Empat Lawang

Jumat Berbagi,Satlantas Bagi Sembako

Published

on

Caption : Satlantas Berikan Paket Sembako Kepada Masyarakat yang Kurang Mampu.

 

REL,Empat Lawang – Satuan polisi lalulintas (Satlantas) polres Empat Lawang memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang kurang mampu dan terdampak wabah virus corona.

Pemberian paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu disejumlah wilayah di kecamatan Tebing Tinggi.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wahyu,S.IK melalui Kasatlantas Polres Empat Lawang IPTU.M.Yusuf Lubis mengatakan pembagian ini tidak lain rasa kepedulian polri terhadap masyarakat yang kurang mampu maupun terdampak covid19.

“ya kemarin (Jumat) kita berbagi kepada masyarakat yang tidak mampu,semoga dengan bantuan ini dapat meringankan beban mereka,”Ucap Lubis.Kemarin (24/5).

Masih dikatakan Lubis,menghimbau masyarakat agar selalu menjaga kebersihan diri serta lingkungan dan selalu menggunakan masker apabila hendak keluar rumah.

“Karena masker salah satu utama memutuskan penyebaran wabah covid19 ini,semoga wabah ini cepat berlalu,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Polres Empat Lawang Lakukan Pengamanan Takbir Keliling

Published

on

Caption : Beberapa Personil melakukan pengamanan ditempat ibadah

REL,Empat Lawang – Mengantisipasi penyebaran wabah virus covid19 serta mengindahkan himbaun agar tidak melakukan malam takbir keliling dan sholat idul fitri.

Mapolres Empat Lawang melakukan pengamanan di sejumlah titik di Kecamatan Tebing Tinggi.

Sebelum melaksanakan pengamanan malam takbiran puluhan personil yang dipimpin Kapolres Empat Lawang melakukan Apel di lapangan Mapolsek Tebing Tinggi.

Kapolres Empat Lawang AKBP.Wayu,S.IK melalui Humas Polres Briptu Andi mengatakan apel pengamanan malam takbiran yang di pimpin oleh Kapolres Empat Lawang dan seluruh Pejabat utama polres (PJU) serta seluruh anggota polres Empat Lawang.

“Untuk kegiatan Takbir keliling di Kabupaten Empat Lawang tidak ada,”Kata Andi.Kemarin (24/5).

Adapun titik lokasi pengamanan meliputi di sejumlah lokasi persimpangan jalan,masjid dan spbu,

“Pengamanan tetap kita lakukan di sejumlah titik lokasi dan besok akan dilanjutkan pengamanan sholat idul fitri,himbauan tidak boleh melaksanakan sholat ied berjemaah melainkan sholat di rumah saja,”Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Tetap Pertahankan Zona Hijau Terbebas Covid19

Published

on

Caption : Pj Kases Martapura saat meracik cairan Disinfektan di Posko Covid19.

 

REL,Empat Lawang – Setelah membagikan BLT DD beberapa hari yang lalu kepada warganya yang terdampak wabah virus covid19.

Pemerintahan Desa Martapura Kecamatan Sikap Dalam Kabupaten Empat Lawang mendirikan Posko Relawan Gugus Covid19 serta kembali melakukan penyemprotan cairan disinfektan

PJ Kades Martapura Idul Adha dalam pengarahannya mengatakan penyempotan cairan disinfektan ini guna memutuskan penyebaran wabah covid19.

Karena Lanjutnya,Desa kita sampai dengan saat ini masih steril dan hijau dari penyebaran Covid 19 namun demikian, kita tetap waspada dan jangan lenga, kita senantiasa terus berupaya mengantisipasi jangan sampai kondisi yang Steril dan hijau saat ini berubah status terdampak dan tercemar.

“Kita kembali lakukan penyemprotan Disinfektan sebagai lanjutan penyemprotan sebelumnya. Mudah mudahan dengan kebersamaan dan kesepahaman kita Relawan Gugus dan Stekholder yang terkait serta dukungan Masyarakat insya Allah Desa kita terbebas dari pengaruh penyebaran Covid 19,”Katanya Jum’at (22/5).

Sementara itu,khusus menyambut Idul Fitri 1441 H, pemerintahan Desa Martapura sudah membuat SK Badan Amil Zakat dan dirinya berharap agar Panitia benar benar dapat bekerja dengan maksimal dan pendistribusian Fitra harus tepat sasaran sehingga dapat meringankan beban Ekonomi bagi yang berhak menerima lebih lebih di tengah kondisi Covid 19.

“Terkait Sholat Idul Fitri berdasarkan Vidcon bersama Pemerintah Daerah,Provinsi Sumsel dengan Pemda Empat Lawang maka untuk tahun ini kita melaksanakan Sholat Id di Rumah saja, tidak melakukan Takbir keliling, tidak mudik dan selalu pakai Masker saat keluar Rumah.

Adapun yang hadir mendampingi kegiatan tersebut Camat Sikap dalam, Kapolsek Ulu Musi, Danramil Ulu Musi, Kepala Puskesmas Sikap Dalam, Pol PP dan pol PP Desa serta, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa. Dibantu juga oleh Adik adik Karang Taruna dan Mahasiswa KKN Mandiri dari UMB dan UNIB. Akhirnya semoga Aktivitas kita akan bernilai Ibadah dan Allah SWT akan mencatat dan memberikan ganjaran Pahala.Tukasnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending