Connect with us

Empat Lawang

25 Desa Bakal Terima Bantuan Balai Sungai

Published

on

SAMPAIKAN : Aprianas Konsultan Balai Wilayah Sungai Sumatera Wilayah VIII saat menyampaikan arahan kepada Camat dan Kepala Desa di Aula Hotel Kito, Kamis (12/9).

REL, Empat Lawang – Sebanyak 25 Desa yang terdiri dari enam kecamatan yakni Muara Pinang, Lintang Kanan, Pendopo, Ulu Musi, Paiker dan Saling akan menerima bantuan dari Balai Wilayah Sungai Sumatera VIII yang ditujukan kepada Perkumpulan Pertani Pemakai Air (P3A) di desa.

Agar dana tersebut maksimal digunakan, masing masing kepala desa wajib mengikuti, sosialisasi Tingkat Balai Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Aula Hotel Kito, Kamis (12/9/2019).

Konsultan Balai Wilayah Sungai Sumatera Wilayah VIII Aprianas mengatakan, bantuan yang diterima masing masing desa bersifat swakelola.

“Yang mengerjakannya itu petani sendiri atau masyarakat yang memiliki areal persawahan untuk kemajuan dan kemakmuran bagi petani di desa,” ungkapnya.

Memang lanjutnya, dalam sosialisasi ini dijelaskan juga mekanisme maupun proses pencairan atau pun syarat-syarat yang perlu disiapkan, sebab penerima bantuan dari Balai ini ditujukan kepada P3A yang telah memiliki akte notaris.

“Kalau kelompok P3A sudah memiliki akte notaris bisa turun dana bantuan dari Balai sebesar 195 juta, tentu saja dipotong pajak, karena setiap kegiatan ada pajak yang disetor ke kantor pajak,” jelasnya.

Tentu saja dirinya berharap masyarakat bisa menggunakan sebaik-baiknya bantuan dari Balai ini untuk kesejahteraan dan kemakmuran para petani. Mengenai mau dibangun irigasi atau rehab irigasi hal itu tergantung di desa masing-masing.

“Bantuan ini bisa digunakan untuk apa saja baik itu rehab irigasi, membangunkan irigasi tambahan yang penting irigasi di desa berjalan dengan baik dan sawah milik petani bisa teraliri air,” imbuhnya. Dirinya berharap, dengan adanya bantuan ini, dapat meningkatkan kinerja serta hasil produksi pertanian.

“Saya juga berharap dengan Danya bantuan ini paling tidak air di saluran irigasi lancar, Produksi padi meningkat dan membawa semangat para petani,” harapnya.

Sementara itu, salah seorang staf Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Hasbi mengatakan, pada kegiatan ini turut hadir perwakilan 25 desa dari enam kecamatan termasuk Camatnya.

“Bantuan ini tidak langsung diterima oleh xesa melalui P3A,” ujarnya. (12)

Empat Lawang

Kapolres Berjanji Membedah Rumah Nenek Rismawati

Published

on

Caption : Kapolres Empat Lawang bertemu dan berbicara langsung dengan nenek Rismawati di Kediamannya.

REL,Empat Lawang – Jajaran Polres Empat Lawang menyambangi rumah nenek Rismawati (62) yang beralamatkan di Desa Padang Tepong Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang.Sabtu (6/3).

Kedatangan orang nomor satu di wilayah Hukum Polres Empat Lawang ini,melihat kondisi kediaman nenek Rismawati dan kedua putranya yang mengalami keterbelakangan mental sekaligus memberikan bantuan berupa sembako.

Diketahui,Nenek Rismawati tinggal bersama dua anak laki lakinya di rumahnya yang terbilang tidak layak huni dan nenek Rismawati juga mengidap penyakit katarak di dua belah matanya sehingga mengakibatkan nenek Rismawati tidak bisa melihat orang orang sekelilingnya baik dari jarak dekat maupun jauh,

Kapolres Empat Lawang AKBP. Wahyu,S.IK didampingi wakapolres Empat Lawang Kompol Indarmawan mengatakan akan memberikan bantuan pengobatan operasi mata kepada nenek Rismawati.

“Insyah allah kedepan kami dari kepolisian atas izin bapak kapolda sumsel akan mengobati mata nenek Rismawati agar bisa melihat kembali,”Kata Kapolres

Bukan hanya operasi mata saja ,Kapolres juga berjanji akan membedah rumah nenek Rismawati agar menjadi layak huni.

“Secepatnya akan kita lakukan menjadi rumah layak huni ,mudah mudahan allah mengizinkan,”Tuturnya.

Sementara Saipul tetangga Nenek Rismawati mengatakan sudah banyak para dermawan yang mendatangi kediaman beliau untuk memberikan bantuan.

“Alhamdulillah sudah banyak orang mendatangi kediaman Nenek Rismawati ,Semalam Kapolsek tebing tinggi memberikan sembako dan hari ini Kapolres,”Jelasnya

Memang lanjut Saipul nenek Rismawati pengen bisa melihat lagi namun tidak ada biaya untuk berobat.

“Mudah mudahan dengan adanya bantuan kepolisian polda dan polres nenek bisa melihat lagi karena kasihan kedua anaknya itu juga mengalami keterbelakangan Mental yang hidup bersama nenek Rismawati,”Terangnya.(Dn).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Telah Beredar Uang Palsu

Published

on

FOTO : IST/REL PALSU: Tiara anak pemilik toko baju dipasar Tebing Tinggi menerima uang palsu

REL,Empat Lawang – Uang palsu sudah beredar di tangan masyarakat, terkhusus dikabupaten Empat Lawang, salah satu warga Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati telah menjadi korban.

Pedagang toko baju di Pasar Tebing Tinggi, Tiara (21), mengetahui mendapatkan satu lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu saat ingin menyetor uang ke bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi.

“kemarin (4/03) saya diminta ibu untuk menyetor uang sebesar Rp 25 jt di Bank Sumsel yang ada di pasar, nah pas di pecahan Rp 50 ribuan kato pihak bank bahwa terdapat satu lembar uang Rp50 ribu yang kami setor palsu. Langsung dicoret uangnya oleh petugas teler banknya, dan dikembalikan ke kami,” jelas Tiara kepada wartawan Harian Rakyat Empat Lawang (REL).

Dituturkan Tiara, ia tidak mengetahui kapan mendapatkannya, tapi uang tersebut dinyatakan palsu oleh pihak bank, karena warnanya yang luntur dan benang pita uangnya tidak ada tulisan angka 50 ribu.

“Kami tidak mengetahui kapan dan siapa yang memberikan uang palsu karena banyak transaksi di toko. Setelah diperhatikan dengan seksama, uang 50 ribu palsu itu ternyata uang Rp 2 ribu,

“Uangnya masih kami simpan, namun sudah dicoret oleh pihak bank, uangnya kami simpan supaya bisa membandingkan uang palsu dengan yang asli, agar tidak tertipu lagi dengan uang palsu tersebut,” tuturnya.

Kepala Bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi, Eldika Zainuddin, belum mengetahui hal tersebut, namun pihaknya akan memverifikasi pegawainya. “Nanti saya akan verifikasi,” jelasnya.

Eldika Zainuddin, menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam transaksi atau menerima uang dari pihak manapun, dan harus tau cara membedakan uang asli dengan palsu.

“Himbauan kepada masyarakat, untuk lebih berhati-hati dalam menerima uang dari pihak manapun, cara yang paling simpel untuk membedakan uang asli atau palsu cukup dengan 3D, dilihat, diraba, dan diterawang,” imbauannya (Mus/arl).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Edi Sugandi Jabat Kasi Datun

Published

on

Caption : Edi Suganti saat dilantik di Kejari Empat Lawang

REL,Empat Lawang – Kepala Kejaksaaan Negeri (Kejari) Empat Lawang, Sigit Prabowo SH MH, melantik Edi Sugandi sebagai Kepala Seksi ( Kasi) Perdata dan Tata Usaha Negara (PTUN), menggantikan Andi Candra.

Sementara Andi Candra kini menjabat Kacabjari Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi

“Kita berharap Edi Suganda segera menyesuaikan diri di tempat kerja baru ini,” harap Sigit Prabowo.

Ini lantaran, diakuinya, tugas Datun sangatlah penting dalam pendampingan hukum, penegakan hukum serta pelayanan hukum.( Rel)

Baca Selengkapnya

Trending