oleh

25 Desa akan Bangun Pamsimas

REL, Empat Lawang – Sebanyak 25 desa di Kabupaten Empat Lawang akan mendapat bantuan pembangunan sarana dan prasrana air minum dan sanitasi melalui program Penyedian Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tahun anggaran 2019.

Diketahui, program Pamsimas telah menjadi salah satu program andalan Nasional untuk meningkatkan akses penduduk perdesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak dengan pendekatan berbasis masyarakat.

Program Pamsimas I yang dimulai pada Tahun 2008 sampai dengan Tahun 2012 dan Pamsimas II dari Tahun 2013 sampai dengan Tahun 2015 telah berhasil meningkatkan jumlah warga miskin perdesaan dan pinggiran kota yang dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi, serta meningkatkan nilai dan perilaku hidup bersih dan sehat di sekitar 12.000 desa yang tersebar di 233 kabupaten/kota.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Empat Lawang, Syarkowi Rasyid melalui Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Empat Lawang, Yendra Kardiansyah mengatakan, pada tahun anggaran 2019, pemerintah berencana melaksanakan kembali program Pamsimas. Tak terkecuali juga di Kabupaten Empat Lawang.

“Alhamdulillah, pada tahun anggran ini, kabupaten kita mendapat jatah pembangunan Pamsimas sebanyak 25 unit di 25 desa. Tentu saja, 25 desa itu memang belum pernah masuk ke program Pamsimas tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Yendra, Senin (6/5).

Dikatakannya, rencana pembangunan Pamsimas di 25 desa tersebut, akan menelan total anggaran sekitar Rp6 milyar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Empat Lawang 2019. “Total anggarannya sekitar Rp 6 miliyar untuk 25 desa yang akan dibangun Pamsimas tersebut,” imbuhnya.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai kepala satuan kerja (Satker) Pamsimas 2019 tersebut, penyedian air minum dan sanitasi berbasis masyarakat ini, ditargetkan tuntas sampai dengan 2022. Pihaknya sangat yakin, program Pamsimas di Kabupaten Empat Lawang, akan menyentuh seluruh desa yang ada di Kabupaten Empat Lawang, sehingga penyedian air minum dan sanitasi yang layak bagi masyarakat pedesaan dapat terpenuhi seluruhnya.

“Kita upayakan 140 desa yang ada di Kabupaten Empat Lawang, tersentuh program Pamsimas. Target kita, 2022 akan terpenuhi,” harapnya.

Terpisah, Konsultan Distrik Koordinator Pamsimas Kabupaten Empat Lawang, Soemarsono kepada wartawan menjelaskan, ada 20 desa bersumber dari APBD dan 5 Desa dari APBD Empat Lawang.

“Kecamatan Muara Pinang diantaranya Desa Belimbing, Lubuk Ulak, Muara Semah, Niur, Pajar Menang, Sapah Panjang, Sawah, Talang Baru, Talang Benteng dan Tanjung Kurung. Kecamatan Ulu Musi Desa Batu Lintang, Galang, Muara Kalangan dan Padang Tepong. Kecamatan Talang Padang, Rematai, Ulak Dabuk dan Lampar Baru. Kecamatan Lintang Kanan Desa Pagar Jati. Kecamatan Tebing Tinggi Desa Ujung Alih dan Desa Tanjung Ning Tengah Kecamatan Saling,” jelas Soemarsono.

Sedangkan lima desa yang bersumber dari APBD diantara Desa Pancur Mas, Kota Gading Kecamatan Tebing Tinggi, Desa Sukarami Kecamatan Lintang Kanan, Desa Seleman Ulu Kecamatan Muara Pinang dan Desa Tanjung Agung Kecamatan Muara Pinang.

“APBN total dana diangka 4,9 Milyar sedangkan APBD diangka 1,2 Milyar, total keseluruhan kisaran 6 Milyar,” ujarnya. (12).

BACA JUGA