oleh

245 Rumah Dapat Bantuan BSPS

REL, Empat Lawang – Dua Kecamatan di Kabupaten Empat Lawang, mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2018, dua Kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Talang Padang dan Kecamatan Sikap Dalam.

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad melalui Sekda Empat Lawang H.Edison Jaya mengatakan, program BSPS ini merupakan solusi untuk membantu warga yang kurang mampu.

“Program bedah rumah ini adalah solusi bagi kita untuk membantu warga kita yang kurang mampu. Menjadikan rumah yang tidak layak huni menjadi rumah yang layak huni,” kata Edison Jaya pada saat membuka Lauching dan Pengesahan Buku Tabungan Kepada Penerima Bantuan dan Tukang/Pekerja, Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2018, diaula Hotel Kito Tebing Tinggi, Kamis (27/9).

Dirinya lanjut Edison, memperingatkan kepada Camat dan Kepala Desa (Kades) agar tidak ada potongan-potongan apapun dibantuan BSPS tahun 2018 ini.

“Kami minta kepada Camat dan Kades Dana ini jangan lagi dipotong-potong karena dana ini sedikit, nanti tambah sedikit kalau dipotong,” tegasnya.

Ditempat sama, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Empat Lawang Darno Bakar menjelaskan, pada tahun ini ada 245 rumah yang mendapatkan BSPS tahu 2018.

“Itu ada di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Talang Padang, antara lain Desa Cangguh sebanayak 30 Unit, Desa Lampar Baru 60 unit dan Desa Talang Padang 37 unit. Dan di Kecamatan Sikap Dalam itu ada Desa Tanggo Raso sebanayak 40 unit, Desa Puntang 50 unit dan Desa Tapa Baru ada 28 unit. Jadi totalnya 245 unit rumah yang mendapatakan BSPS tahun 2018 ini,” jelas Darno.

Dilanjutkan Darno, bantu yang diterima warga itu sebesar 15 juta rupiah 2 lima ratusnya untuk upah tukang. Dan bantuan tersebut langsung melalui rekening penerima atau maayarakat yang menerima bantuan.

“Program ini akan terus ditingkatkan dan akan diratakan diseluruh Empat Lawang. Karena saat ini masih ada 9 ribu lebih rumah di Empat Lawang ini yang tidak layak huni,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satker Penyedian Perumahan Provinsi Sumatera Selatan Darwis, ditahun 2018 ini Sumsel mendapatkan 5 (Lima) ribu lebih rumah yang tersebar di 17 Kabulaten dan Kota se Sumsel ini. Dimana setiap orang mendapatkan 15 Juta, 2 Juta Lima ratusnya untuk biaya tukang.

” Jadi yang diterima warga itu 12 Juta Lima ratus ribu yang diterima warga itu. jadi pada intinya aliran uang ini langsung ke Masyarakat yang menerima bantuan, dan kami hanya sebatas pasilitator, dan dana ini bersumber dari APBN, setalah dibelikan bahan bangunan masih milik Negara tapi setalah dibangunkan rumah baru menajdi milik warga, dan ini tidak adak potongan apapun dari pihak manapun,” pungkasnya. (12)

BACA JUGA