Connect with us

Pendidikan

12 ABK Terdaftar di SLB

Published

on

FOTO: ANITA/REL SLB: Tampak gedung Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di jalan Poros Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

12 ABK Terdaftar di SLB

REL, Empat Lawang – Sebanyak 12 Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sudah terdaftar di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di jalan Poros Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

Nana Suryadin selaku Kepala SLB mengatakan SK SLB baru berjalan satu bulan. Ia melakukan sosialisasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang guna untuk mendata ABK yang ada di Empat Lawang.

“Kita sudah sosialisasi ke Disdik dan alhamdulillah direspon baik oleh Kabid SD. Jadi sekarang terdata ada 12 ABK tingkat SD yang daftar ke SLB,” kata Nana kepada Rakyat Empat Lawang, Senin (16/11).

Nana menjelaskan ada empat kategori ABK yang ada di SLB yakni kategori A, B, C, D. A terdiri dari ABK Tunanetra, B terdiri dari ABK Tunarungu, C terdiri dari ABK Tunagrahita, D terdiri dari ABK Tunadaksa.

“Pendataan atau penerimaan untuk ABK yang ingin masuk SLB kita tunggu sampai tahun ajaran baru,” ucapnya.

Saat ini SLB belum dibuka, hanya sebatas pendaataan saja. SLB akan beroperasi pada saat tahun ajaran baru.

Untuk sementara, lanjut Nana, bagi yang ingin mendaftar cukup dengan melampirkan KK saja. Kalau sekolah sudah mulai berjalan, akan ada tes Tunarungu ke THT, Tunanetra ada tes ke Dokter Mata, Tunagrahita tes ke Psikiater, dan untuk Tunadaksa bisa dilihat secara kasat mata seperti cacat fisik.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang, Rita Purwaningsih melalui Kabid SD, Yulian Septa Pratama mengatakan SLB memang di bawah naungan provinsi namun Disdikbud Empat Lawang siap membantu sebisanya.

“Ya, kita siap bantu sebisanya,” kata Yulian saat diwawancarai di ruang kerjanya.

Ditambahkan oleh Yulian, mulai tahun depan, SLB sudah mulai beroperasi. Hari masuk mulai hari Senin sampai dengan Jumat.

“Kelas 1,2, 3 jam setengah 8 sampai jam 10. Kelas besar setengah 8 sampai jam 12,” ujar Yulian. (Mg15)

Advertisement

Empat Lawang

SMP 1 Talang Padang Sediakan WiFi Gratis

Published

on

FOTO: ISTIMEWA LURING: Siswa sedang luring di sekolah.

SMP 1 Talang Padang Sediakan WiFi Gratis

 

REL, Empat Lawang – Dalam rangka menunjang belajar siswa di era pandemi ini, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Talang Padang menyiapkan WiFi gratis untuk dapat digunakan oleh guru dan siswa dalam proses belajar daring.

 

Kepala SMP N 1 Talang Padang, Efran Edi mengatakan siswa yang tidak punya paket data dan tidak ada sinyal bisa menggunakan WiFi sekolah.

 

“Kalau siswanya sedang tidak ada paket atau tak ada sinyal, siswa bisa menggunakan WiFi sekolah secara gratis,” kata Efran kepada Rakyat Empat Lawag, Selasa (23/2).

 

Ditambahkan oleh Efran, SMP N 1 Talang Padang menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berupa daring dan luring.

Sekitar 20 persen siswa luring, 20 persen siswa daring.

 

“Ya, daring luring kita terapkan semua. Bagi siswa yang tak punya handphone kita terapkan belajar luring,” ucapnya.

 

Untuk pembelajaran secara luring, lanjut Efran, sekolahnya membuat jadwal untuk tingkatan kelas secara bergiliran.

 

“Senin Selasa jadwalnya kelas 7, Rabu Kamis jadwalnya kelas 8, Jumat Sabtu jadwalnya kelas 9. Jadi siswa datang ke sekolah untuk mengambil tugas kemudian langsung pulang,” ujar Efran.

 

Efran menambahkan, tidak ada kendala dalam menerapkan belajar daring dan luring.

 

“Kalaupun ada siswa yang tidak ngumpul tugas, maka orang tuanya kita panggil. Kita tanyakan penyebab siswa tidak ngumpul tugas apa,” tuturnya.

 

Ia berharap sekolahnya bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa bantuan dana pembelian tablet.

 

“Ya harapannya kita bisa dapat bantuan buat beli tablet karena masih ada siswa yang tak punya handphone. Kalau kita ada tablet kan bisa digunakan oleh siswa yang tak punya handphone,” harap Efran. (Ian)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Bentuk PGRI di Tingkat Kecamatan

Published

on

FOTO: ANITA/REL PGRI: Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Empat Lawang sedang rapat.

Bentuk PGRI di Tingkat Kecamatan

REL, Empat Lawang – Dari hasil rapat Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Empat Lawang yang dilaksanakan pada Selasa (9/2) lalu, diperoleh keputusan mengenai program kerja PGRI untuk lima tahun ke depan.

Ketua PGRI Kabupaten Empat Lawang, H. Joncik Muhammad melalui Sekretaris PGRI, Jhon Heri menjelaskan ada 5 program jangka panjang PGRI kabupaten Empat Lawang yakni pembentukan PGRI Kecamatan, pembentukan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) untuk guru-guru di Empat Lawang, pembentukan Dewan Kehormatan Guru Indonesia (DKGI) Kabupaten Empat Lawang, pembentukan smart learning and character center (SLCC), lembaga pemberdayaan perempuan, dan lembaga kebijakan pendidikan.

“Ya, ada 5 program jangka panjang dari PGRI untuk 5 tahun ke depannya,” kata Jhon Heri kepada Rakyat Empat Lawang, Selasa (23/2).

Untuk pembentukan cabang PGRI Kecamatan, lanjut Jhon Heri, jika kepengurusannya sudah dilantik maka akan dibentuk kepengrusan PGRI ranting di setiap sekolah-sekolah yang secara struktural di bawah naungan PGRI Kabupaten Empat Lawang.

“10 kecamatan yang ada di Empat Lawang akan kita bentuk PGRI cabang Kecamatan. Saat ini yang sudah ada kepengurusan PGRI di tingkat kecamatan yakni Kecamatan Paiker, Kecamatan Sikap Dalam, dan Kecamatan Pendopo. Untuk kecamatan lainnya akan menyusul. Target kita bulan Maret sudah terbentuk semua di tingkat Kecamatan,” ucapnya.

Jhon Heri menambahkan untuk LKBH, DKGI, SLCC sudah memiliki sistem kepengurusan masing-masing, sementara untuk Pemberdayaan Perempuan dan Lembaga Kebijakan Pendidikan masih sedang dalam proses.

“Target di bulan Maret sudah terbentuk semua kepengurusannya. Harapannya PGRI ini bisa menjadi wadah aspirasi agar para guru bisa mengekspresikan diri demi kemajuan pendidikan di Kabupapaten Empat Lawang,” harap Jhon Heri. (Ian)

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

SMP N 1 Saling Terapkan Daring dan Luring

Published

on

FOTO: ISTIMEWA BELAJAR: Siswa/i SMP N 1 Saling sedang belajar sebelum ditetapkannya sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

SMP N 1 Saling Terapkan Daring dan Luring

REL, Empat Lawang – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Saling terapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) baik berupa daring, luring dalam bentuk penugasan portofolio.

Hal itu disampaikan oleh Kepala SMP N 1 Saling, Yuli Sri Hartati mengatakan bahwa sekolahnya menerapkan semua pola pembelajaran.

“Daring diberikan oleh wali kelas dan guru mata pelajaran melalui group whatasApp, google classroom, dan aplikasi belajar lainnya,” kata Yuli kepada Rakyat Empat Lawang, Senin (22/2).

Untuk luring, lanjut Yuli, siswa diberikan jadwal masing-masing sesuai dengan tingkatan kelasnya. Siswa datang ke sekolah untuk mengambil dan mengumpulkan tugas ke guru mata pelajaran masing-masing.

“Kalau luringnya, Senin jadwal kelas 7, Selasa jadwal kelas 8, Rabu, kelas 9. Seperti itu, jadi bergantian jadwalnya untuk menghindari kerumunan,” ucapnya.

Daring, dan luring dalam bentuk penugasan portofolio, menurut Yulia ialah cara yang bisa ditempuh untuk proses belajar di era pandemi Covid-19 ini. Tentunya ada beberapa kendala di antaranya jaringan yang lelet dan tidak semua siswa mempunyai handphone.

“Ya pasti ada kendala. Bagi yang tidak ada hanpdhone ya kita berikan penugasan portofolio,” ujar Yuli. (Ian)

Baca Selengkapnya

Trending