Connect with us

Empat Lawang

10 Rumah Habis Dilalap “Jago Merah”

Published

on

TINJAU : Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad bersama dengan Sekda meninjau langsung lokasi kebakaran di Desa Sukarami Kecamatan Lintang Kanan, Senin (31/12)

REL, Empat Lawang – Akhir tahun 2018 mencatat sejarah besar di Desa Sukarami Kecamatan Lintang Kanan pasalnya, sekitar pukul 19.30 Wib, Minggu (30/12), terjadi kebakaran hebat yang menghabiskan sedikitnya 10 rumah warga habis terbakar ditambah lagi asa rumah mengalami rusak berat dan ringan.

Kendati belum ada yang mengetahui darimana asal api namun jelas berdampak besar kepada korban bencana kebakaran, setidaknya rumah beserta isinya ikut dimakan amukan api.

Camat Lintang Kanan Suharlan S Sos melalui Sekcam Sapar Joly kepada wartawan mengatakan, mendengar informasi ada kebakaran dirinya langsung kelokasi kejadian bahkan langsung melakukan pendataan rumah warga yang terbakar.

“Total 10 rumah, 18 Kepala keluarga (KK) dan 47 Jiwa mengalami habis terbakar ditambah lagi Rusak berat 8 Rumah, 17 KK dan 63 Jiwa dan 2 rumah mengalami rusak ringan dengan 2 KK dan 5 Jiwa,” ungkap Joly, Senin (31/12).

Sementara itu, Kapolres Empat Lawang AKBP Agus Setyawan melalui Kapolsek Lintang kanan IPTU Hidayat ketika dikonfirmasi membenarkan adanya musibah kebakaran di Desa Sukarami Kecamatan Lintang Kanan Kabuapten Empat malam ini.

“Ya,hingga saat ini Api sudah bisa dipadamkan, sebanyak delapan rumah warga sudah terbakar,saat ini petugas PBK dan Mobil pemadam kemabakaran dari Kecamatan Muara Pinang dan Kecamatan Pendopo sudah diu TKP memadamkan Api,” ungkap Hidayat.

Ditambahkan Hidayat, saat ini Petugas PBK dan pihak kemanan Polisi dibantu warga masih berusaha untuk memadamkan Api.ketika ditanya apa penyebab terjadinya kebakaran tersebut,pihaknya masih mendalami apa penyebabnya.

“Belum, belum tau apa penyebabnya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad, meninjau langsung lokasi Kebakaran di Desa Sukarami, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, yang terjadi pada Minggu malam (30/12).

Dalam kesempatan itu juga, Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad, mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang, memberikan bantuan langusung kepada para korban musibah kebakaran berupa Beras, Mie Instan dan uang tunai sebesar Lima Juta Rupiah.

Dan Joncik juga mengucapkan belasungkawa, kepada para korban musibah kebakaran di Desa Sukarami, Kecamatan Lintang Kanan tersebut.

“Kepada para korban saya minta untuk tetap bersabar dalam menghadapi cobaan ini,” tungkasnya. (12).

Empat Lawang

Himbau Masyarakat Agar Tidak Panik

Published

on

Caption : Penyemprotan cairan disinfektan di Kantor polantas Tebing Tinggi

 

REL,Empat Lawang – Polisi Satuan lalu lintas (Polantas) Polres Empat Lawang bersama tim pelaksana gugus tugas penanganan covid19 (BPBD) menghimbau sekaligus melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polres Empat Lawang Iptu.M Yusuf Lubis penyemprotan cairan disinfektan bertujuan mengantisipasi penularan virus covid19.

“Mengantisipasi covid 19 yang menular dan kita melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan di kantor samsat dan kantor ruang pembuatan Sim baik diluar maupun di dalam ruangan,”Katanya.Selasa (31/3/20).

Masih dikatakan Lubis,menghimbau masyarakat sehubungan marak nya penyebaran wabah virus covid19 atau virus corona agar tidak panik tidak berlebihan.

“Namun kita tetap waspada,adapun yang dapat kita lakukan mencuci tangan sebelum atau sesudah beraktivitas,rajin berolahraga,tetap di dalam rumah jangan berkumpul diluar rumah,menjaga kebersihan diri dan lingkungan,menggunakan masker bila mengalami batuk,bersin dan gangguan pernapasan,hindari berkontak langsung dan berjabat tangan,bila mengalami batuk ,bersin dan sesak nafas maka periksakan diri atau mendatangi rumah sakit terdekat,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Kalangan Ditutup, Pedagang Disarankan Berjualan di Rumah

Published

on

Caption : Camat bersama forkopimcam menghimbau pedagang pasar kalangan di Kecamatan Paiker

 

REL,Empat Lawang – Pemerintah Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), Kabupaten Empat Lawang bersepakat menutup kegiatan pasar kalangan Paiker. Keputusan itu dicapai bersama perangkat lainnya ketika mengadakan rapat di pendopoan Kecamatan Paiker, Jumat,(27/3) lalu.

Menurut Camat Paiker Noperman Subhi munculnya gagasan untuk menutup kalangan ini demi meminimalisasi penyebaran virus Corona.

Diakui Noperman, banyak pertanyaan yang muncul jika kalangan ditutup sebab imi menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Kami identifikasi, ternyata banyak pedagang yang datangnya dari luar Paiker. Ketika kami tanyakan ke warga apabila pedagang tidak kita izinkan masuk kira-kira bermasalahkan tidak dengan pasokan kebutuhan pokok. Namun warga menjawab untuk kebutuhan beras atau sayuran tidak masalah, bisa diatasi dari hasil bumi Paiker,” kata Noperman.

Camat juga menjelaskan kepada para pedagang bahwa gugus pencegahan tidak melarang masyarakat untuk berjualan tetapi diminta untuk tidak berjualan di kalangan yang mengumpulkan banyak orang ramai karena sangat rentan terpapar virus corona.

“Silahkan berjualan di rumah masing-masing (pedagang asli Paiker), silahkan jualan dengan cara keliling atau door to door, sementara warung/toko sembako yang ada di Paiker tetap diperbolehkan buka untuk melayani kebutuhan masyarakat. Demikian utk dimaklumi demi kebaikan masyarakat Paiker,” tegas camat.

Sementara Kapolsek Paiker Iptu Salfia Waldi membenarkan agar Pasar Kalangan Paiker sementara ini ditiadakan atau ditutup agar untuk mengantisipasi virus corona yang kabarnya sudah menyebar ke mana-mana.

“Mulai hari ini, Minggu sampai Jumat depan diberlakukan aturan kalangan di Pasemah Air Keruh disetop dulu sampai batas yang belum ditentukan hingga situasi aman. Jadi saya berharap semua pihak yang merasa terganggu atas ketidaknyamanan ini agar memaklumi keadaan karena hal ini menyangkut keselamatan kita semua,” harapnya. (Mg20).

Baca Selengkapnya

Empat Lawang

Mencegah Lebih Baik Dari Pada Mengobati

Published

on

Caption : Penyemprotan cairan Disinfektan di Desa Karang Dapo Baru.

 

REL,Empat Lawang – Pemerintahan Desa Karang Dapo Baru Kecamatan Sikap Dalam melakukan penyemprotan cairan disinfektan di berbagai tempat di wilayah Desa nya.

Penyemprotan disinfektan guna memutuskan serta mengantisipasi mencegah penyebaran mata rantai wabah virus covid 19 yang saat ini telah menyebar di penjuru wilayah indonesia.

Kepala Desa Karang Dapo Baru Tasimul Qolbi mengatakan penyemprotan cairan disinfektan ini guna memutuskan penyebaran mata rantai wabah virus covid19.

“ya hari ini pemerintah Desa bersama unsur tripika kecamatan bersama sama mencegah penyebaran virus covid19 dengan menyemprotkan cairan disinfektan di wilayah Desa Karang Dapo Baru,”Kata Tasimul Qolbi.Selasa (31/3/20).

Masih dikatakan Tasimul,tempat penyemprotan dilakukan di tempat fasilitas umum dan rumah rumah warga.

“Seperti di tempat ibadah di masjid Raya,paud,musolah dan rumah rumah warga,”Ungkapnya

Kendati dirinya juga menghimbau masyarakat nya agar dapat mengantisipasi mencegah penyebaran virus corona ini.

“Karena mencegah lebih baik dari pada mengobati,maka dihimbau masyarakat dapat menuruti anjuran dari pemerintah,”Tuturnya.(Mg20).

Baca Selengkapnya

Trending